AMBON, Siwalimanews – Pada puncak Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, yang jatuh pada 17 Agustus nanti, maka Polda Maluku tetap membuka gerai vaksinasi presisi untuk melayani masyarakat yang akan divaksin.

Hanya saja penerapan vaksinasi kali ini, Polda Maluku sedikit mengubah sistemnya, yang awalnya diterapkan sistem ganjil genap, kini masyarakat dapat mendatangi gerai vaksinasi yang berlokasi di Lapangan Tahapary Tantui tanpa harus melihat tahun lahir seperti syarat yang diterapkan Polda Maluku sebelumnya.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Roem Ohoirat kepada wartawan, Senin (16/8) mengatakan, pemberlakuakn vaksinasi di gerai presisi akan berlaku besok dan seterusnya.

“Untuk diketahui kita tetap melayani vaksinasi Covid-19 meski di HUT Kemerdekaan pada 17 Agustus  nanti. Mulai Senin (16/8) kita sudah tidak lagi menggunakan sistem ganjil genap,” jelas Ohoirat.

Dijelaskan, vaksinasi massal gencar dilakukan Polda Maluku bertujuan untuk membantu pemerintah dalam program percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia, khususnya di Maluku.

Baca Juga: Hehanusa Desak BWS Normalisasi Sungai di Pulau Seram

Bagi masyarakat yang ingin divaksin, cukup datang dengan membawa KTP, dalam keadaan sehat, tidak dalam keadaan hamil dan membawa alat tulis sendiri.

“Jadi kita akan buka (pelayanan vaksinasi Covid-19) seperti biasa, mulai dari hari Senin sampai dengan Sabtu, kecuali hari Minggu yang tutup,” ungkap Ohoirat.

Juru bicara Polda Maluku itu mengajak masyarakat untuk bersama memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Caranya yaitu dengan melaksanakan vaksinasi dan taat terhadap protokol kesehatan sebagaimana anjuran pemerintah.

“Polda Maluku minta warga agar tetap disiplin protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi diri dari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” himbaunya. (S-45)