AMBON, Siwalimanews – Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kota Ambon, Benny Selanno mengungkap­kan, tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKB) Pemerintah Kota Ambon ditunda.

Penundaan ini kata Selanno, ber­langsung secara nasional, dan sebagai bagian dari tindakan penyegahan pe­nyebaran virus Corona.

Menurutnya, pelaksanaan tes SKB CPNS Pemkot sesuai tahapan dari BKN berlangsung pada 25 Maret hingga 10 April, namun ditunda hingga ada pem­beritahuan.

Selanno kepada wartawan, Kamis (2/4) menjelaskan, untuk tes SKB CPNS Pemkot seharusnya berlangsung pada bulan April ini, namun ditunda, sesuai dengan himbauan Walikota Ambon, agar untuk memutus penyebaran virus Cobid-19 maka tidak boleh ada kegiatan yang melibatkan banyak orang.

“Untuk persiapan kearah SKB yang sudah disiapkan oleh Pemkot Ambon, namun dengan kondisi saat ini kita belum dapat petunjuk. Dikarenakan himbauan walikota terkait dengan dengan adanya larangan memutuskan penyebaran covid-19,” katanya.

Baca Juga: Pengawasan Lemah, Pembatasan Penumpang Angkot tak Berjalan

Ia menjelaskan, pihaknya telah me­nyurati Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dan instansi terkait agar dapat melakukan tes tersebut, se­telah ada pemberitahuan dari Pemerin­tah Pusat.

Selano mengungkapkan, data yang diterima Pemkot Ambon dari 669 CPNS yang lolos tahap SKD, namun yang lolos dengan nilai sesuai dengan batas passing grade yang ditentukan berjumlah 300 lebih.

“Sesuai dengan data yang diterima oleh Pemkot Ambon ada 669 orang yang lolos tahap SKD namun yang lolos dengan jumlah nilai sesuai dengtan passing grade berjumlah 300 lebih,” tuturnya.

Menutup wawancara yang dilakukan di depan Unit Layanan Administrasi Balai Kota Ambon, Selen berpesan kepada peserta yang tidak memasuki tahap SKB, agar tidak berkecil hati dan tetap semangat.

“Saya berpesan jangan berputus asa tetap bersemangat untuk kemudian mengejar di waktu yang berikut,” him­baunya. (Mg-6)