AMBON, Siwalimanews – Sekretaris Kota Ambon Agus Ririmase menegaskan, dalam mengelola koperasi, pengelolanya harus memiliki kopetensi dan naluri bisnis yang baik. Sementara bagi UKM, paran pelakunya harus lebih berinovasi serta berkreatifitas pada produk yang dibuat, sehingga memiliki nilai jual.

Hal itu disampaikan sekot saat membuka  pelatihan bagi pelaku UKM dan koperasi yang berlangsung di Mnaise Hotel, Rabu (16/11).

Untuk itu kata sekot, melalui pelatihan ini, para pengelola koperasi, baik koperasi simpan pinjam maupun koperasi disektor jasa, diharapkan dapat bekerja dengan baik.

“Dalam mengelola koperasi, selain harus jujur, tetapi juga dibutuhkan integritas dalam mempengaruhi seluruh proses kerja. Artinya, koperasi kalau dikelola secara baik, maka hasilnya akan baik pula, demikian sebaliknya,” ucapnya.

Sementara bagi UKM menurut sekot, para pelakunya harus dapat lebih berinovasi serta berkreatifitas, namun yang terpenting, para pelaku UKM, harus membangun relasi dan jejaring, agar promosi dapat dilakukan seluas-luasnya.

Baca Juga: 39 Tahun Akhirnya Urimessing Miliki Raja Definitif

“Itu menjadi faktor utama yang harus dilakukan oleh pelaku UKM. Oleh karena itu, harus kreatif. Bangun kerjasama dengan pemkot melalui TP PKK, dan Dharma Wanita agar mendorong usaha mereka semakin maju, dan dikenal,” tuturnya.

Sekot berharap, para pengelola koperasi dan juga pelaku UKM, dapat mengikuti pelatihan ini hingga selesai, sehingga apa yang diperoleh dapat diimplementasikan di lapangan. (S-25)