AMBON, Siwalimanews – Sekretaris Kota Ambon Agus Ririmase optimis, dalam kurun waktu 3 atau 4 bulan ke depan, empat negeri di Ambon sudah memiliki raja definitif.

Keempat Negeri tersebut yakni, Naku, Hative Besar, Seilale, dan Amahusu.

Kepada wartawan usai rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPRD, Selasa (7/6), Sekot mengaku, dalam rapat dengar pendapat tadi telah disepakati proses pemilihan raja pada keempat negeri ini akan diselesaikan dalam 3 hingga 4 bulan ke depan. Sementara untuk Negeri lainnya, akan disesuaikan.

“Nanti kita lihat, kalau negeri lain sudah bisa, itu kita akan sertakan dalam 3 atau 4 bulan kedepan juga. Prinsipnya dalam tahun ini semuanya harus selesai. Batu Merah, informasinya ada yang sudah terpilih, maka pemkot akan ambil langkah untuk lantik, kalau mau gugat lagi silahkan, yang penting jangan ada kekosongan,” ucap Sekot.

Intinya, kata sekot, saniri negeri harus bersatu dan netral, demikian juga penjabat raja pada masing-masing negeri harus serius, dan didukung pula dengan partisipasi masyarakat, maka semuanya akan berjalan lancar.

Baca Juga: Penjabat Bupati Buru Didesak Tingkatkan Status Gunung Botak

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon Jafri Taihuttu menambahkan, rapat dengar pendapat yang menghadirkan sekot, bagian pemerintahan serta para camat, penjabat negeri bersama para ketua saniri ini, untuk memuluskan tugas-tugas kemitraan dengan pemkot terkait proses pemilihan raja.

“Kemarin ketika Pilkades jalan secara baik. Setelah Pilkades selesai, maka yang menjadi konsen komisi itu untuk pemilihan raja ini jalan. Jumat nanti, Raja Latuhalat akan dilantik dan butuh 1 bulan untuk proses Raja Urimessing dan kita pastikan dalam 3 bulan ke depan, sudah ada pimpinan definitif bagi 4 negeri yang dibahas hari ini,” jelas Jafri.

Jafri mengaku, dalam rapat tadi diketahui apa yang menjadi masalah pada keempat negeri ini, yang mana terdapat tarik menarik di saniri negeri, walaupun sudah ada keputusan saniri, tetapi juga terjadi tarik menarik di mata rumah parentah.

“Misalkan ada satu mata rumah yang punya 1 atau 2 calon, bahkan lebih itu yang menjadi konsen. Oleh karena itu, kami minta Kabag Pemerintahan untuk segera buat skenario 3 bulan kedepan untuk mencapai pimpinan definitif. Misalnya, Kami minta ke penjabat dan sekot, kami undang 9 saniri negeri dan mata rumah parentah, lambatnya dimana, agar target itu bisa berjalan secara baik,” ujarnya.

Jafri mengaku, semua ini harus berjalan, agar ADD dan DD itu dapat kelola secara baik, sebab berkaca dari banyak negeri yang bermasalah, tetapi ketika ada pimpinan definitif, pasti ada konseren dengan agenda-agenda membangun negeri. Yang berikut, soal pelayanan publik juga dapat berjalan dengan baik.

“Naku sudah 28 Tahun tidak ada pimpinan definitif, oleh karena itu, kita memberi atensi khusus untuk negeri-negeri ini agar semaunya bisa tuntas,” tandas Jafri. (Mg-1)