BULA, Siwalimanews – Satu jemaah haji asal Kabupaten Seram Bagian Timur tak kembali ke tanah air karena meninggal dunia ketika menjalankan ibadah di tanah suci.

Sedangkan 110 orang jemaah haji SBT yang masuk dalam kloter 35 direncanakan tiba di Bandara Pattimura pada akhir bulan Juli dan tiba di Kota Bula pada awal Agustus.

Kabag Kesejahteraan Rakyat SBT Basri Rumatiga kepada Siwalima di ruang kerjanya, Senin (24/7) menga­ku 110 jemaah haji diberangkatkan dari tanah suci menuju embarkasi Makassar pada Minggu 30 Juli mendatang.

“Mereka tiba di Ambon pada Selasa 31 Juli kemudian beristirahat satu hari di sana  untuk tetap men­jaga kesehatan dan kondisi,” terangnya.

Dari Kota Ambon, rombongan jemaah asal SBT akan bertolak dari Bandara Pattimura pada 1 Agustus menuju ke Bandara Kufar,  Keca­matan Tutuk Tolu dan sekaligus dilakukan penjemputan.

Baca Juga: Pemdes Harus Tahu Kelola Pariwisatanya

“Kami dan teman-teman rencana berangkat ke Bandara Kufar untuk melakukan pengecekan tempat guna memastikan pemulangan jemaah haji nanti,” jelasnya.

Dirinya mengaku kalau dulu jamaah yang tiba langsung menuju ke Kota Bula untuk dilakukan acara seremoni penjemputan maupun pelepasan namun tahun ini berbeda.

“Karena pertimbangan ibadah ini cukup panjang dan melelahkan, apalagi ditambah dengan bagi jemaah haji kebanyakan lanjut usia pelepasan langsung di Bandara Kufar,” terangnya.

Secara seluruh jemaah haji asal SBT yang diberangkatkan berjum­lah 111 orang.  Dalam proses ibadah selesai, satu orang dilaporkan meninggal dunia.

“Jadi yang kembali 110 orang jemaah haji ke SBT dalam keadaan sehat walafiat,” tandasnya.

Lepas 111 CJH

Sebelumnya diberitakan, Peme­rintah Kabupaten SBT bersama Kementerian Agama melepas 111 calon jamaah haji di Aula Dinas kesehatan, Selasa (13/7)

Acara ini dibuka secara oleh Wakil Bupati SBT Idris Rumalutur dan dihadiri pimpinan OPD, for­kopimda, dan pimpinan serta ang­gota DPRD.

Bupati Abdul Mukti Keliobas dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati SBT mengatakan dirinya merasa bersyukur atas kesempatan yang diberikan kepada semua calon jamaah haji saat ini, untuk menunaikan ibadah haji.

“Masih banyak diantara saudara kita yang meskipun mampu meme­nuhi syarat dan bahkan telah mendaftar tetapi tahun ini belum dapat menunaikan rukun Islam yang ke lima,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kementerian Agama SBT, M. Jen Tapinalan menyampaikan perkem­bangan terakhir para calon jamaah haji asal SBT saat ini siap diberangkatkan karena semua tahapan atau kewajiban jamaah sudah selesai.

Kepada para jamaah untuk memperhatikan hal–hal umum dan teknis selama menunaikan ibadah haji yaitu mempersiapkan diri secara maksimal baik secara fisik , kesehatan, mental dan jangan lupa berdoa dan berserah kepada Allah SWT,” harapnya. (Mg-1)