AMBON, Siwalimanews – Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Insun Sangadji berjanji akan mengawasi secara ketat penggunaan anggaran Dana Alokasi Khusus Pendidikan.

“Saya akan awasi ketat penggunaan DAK untuk pembangunan infrastruktur pendidikan,” Janji Sangadji kepada pimpinan dan anggota Komisi IV DPRD Maluku dalam rapat kerja yang berlangsung di ruang rapat komisi, Rabu (28/7).

Kendati begitu, Sangadji juga mengakui jika banyak pembangunan infrastruktur pendidikan yang berasal dari Dana Alokasi Khusus Pendidikan tidak tepat sasaran.

“Banyak yang memang salah sasaran,” ucap Sangadji.

Menurutnya, banyak pembanguan fasilitas pendidikan yang tidak sesuai dengan peruntukannya, sehingga tidak efektif digunakan dan akhirnya terbengkalai.

Baca Juga: Dinkes Pastikan Agustus Insentif Nakes Dibayar Tuntas

Salah satu contoh dari pembangunan yang tidak tepat sasaran yakni, pembangunan asrama bagi siswa dan siswi yang berada di SMA Negeri 15 Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Pembangunan asrama siswa ini dinilai tidak tepat sasaran, lantaran semua siswa yang bersekolah di SMA Negeri 15 Tanimbar berdomisili di desa tersebut, sehingga keberadaan asrama tidak tepat sasaran.

Karena itu, Sangadji berjanji akan melakukan evaluasi dan memperketat pengawasan terhadap semua pembangunan dengan menggunakan anggaran DAK pendidikan. (S-50)