AMBON, Siwalimanews – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, telah memberikan bantun tanggap darurat kepada keluaraga Yarens Syaranamual, yang rumahnya ambruk akibat angin kencang, Minggu (24/1).

Kepala BPBD, Demy Paays mengatakan, setelah kejadian tersebut pihaknya langsung memberikan bantuan berupa tanggap darurat tanpa menunggu waktu lama.

“Itu sorenya langsung petugas turun di lapangan memberikan bantuan tanggap darurat,” ungkap Paays, kepada Siwalima, melalui telephone seluler, Selasa (26/1).

Dikatakan, tanggap darurat yang diberikan berupa terpal, kain, perlengkapan masak, dan perlengkapan dapur lainnya yang dibutuhkan dalam keadaan tersebut.

“Selain BPBD, Dinas Sosial juga memberi bantuan dalam bentuk, pemberian makanan siap saji yang disediakan selama tiga hari terhitung dari hari kejadian,” ujarnya. Ketika disinggung terkait dengan bantuan pembangunan terhadap rumah yang dihantam pohon akibat angin kencang, Paays menegaskan, tidak ada anggaran yang mengatur soal pembangunan rumah.

Baca Juga: Mukadar Minta Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

“Kami tidak siapkan anggaran. Anggarannya itu kan tidak ada di dalam juknis, kami hanya bantu tanggap darurat saja,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, angina kencang yang terjadi Minggu (24/1), sekitar pukul 12.00 WIT, mengakibatkan satu rumah di kawasan air besar RT037/RW 08 Negeri Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, ambruk.

Yarens Syaranamual (38) pemilik rumah mengatakan, saat musibah ini terjadi dirinya bersama istri dan saudara perempuan sementara berada didalam rumah.

“Waktu pohon rubuh, saya sementara masuk didapur untuk makan. Sementara istri dan saudara perempuan sementara berada di ruang tamu,” ungkap Syaranamual, kepada Siwalima, Minggu (24/1).

Ia mengaku, sebelum terjadi musibah ini dirinya bersama istri sudah merasakan adanya getaran didasar ruang tamu namun tidak tahu bahwa akan terjadi musibah ini dan selang 15 menit, pohon pun tumbang.

“Saat pohon rubuh ,dan saya masih tetap di dapur,sementara istri saya langsung ke kamar dan adik perempuannya lari ke luar rumah, tanpa hitungan menit pun pohon gondal langsung rubuh,” katanya.

Ia berharap, secepatnya Pemerintah Kota Ambon melalui BPBD dapat memberikan bantuan agar pohaknya bisa tinggal karena rumahnya hanya tinggal puing-puing.

Akibat dari peristiwa itu, saudara perempuannya Ica Syaranamual mengalami cidera di bagian kiri akibat tertimpa batang pohon.

Sementara itu, Sekretaris Negeri Passo Mona Tomaluweng mengatakan, selaku manusia tidak tahu kondisi alam yang terjadi namun penanganan pertama selaku pemerintah negeri wajib datang untuk melihat kondisi yang terjadi dan akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan pihak BPBD.

“Untuk sementara mereka akan tinggal bersama pihak keluarga nanti kami menindaklanjutinya dengan Pemerintah Kota,” katanya.

Pantauan Siwalima, saat peristiwa tersebut terjadi Bhabinkamtibmas Negeri Passo Bripka Arther Saherlawan, Babinsa Surono dan Saniri Negeri bersama warga langsung bergotong royong membersihkan puing-puing rumah dan mengumpulkan barang-barang. (S-52)