AMBON, Siwalimanews – Pelaksana Tugas Direktur RSDUD dr. M Haulussy, Rodrigo Limmon berjanji akan memperbaiki sistem pelayanan di rumah sakit milik Pemprov Maluku tersebut. Sebagai pemimpin yang baru, dan pengalaman yang dimiliki, dirinya siap untuk memberikan pelayanan yang terbaik termasuk pelayanan terhadap pasien Covid-19.

“Setiap ada kejadian pasti kita evaluasi agar pelayanan kedepan lebih baik dan kerja pelayanan yang kita lakukan saat ini sudah sesuai dengan petunjuk dari Kemenkes,” jelas Rodrigo ketika dikonfirmasi Siwalima melalui telepon selulernya Minggu (11/10).

Diakui saran yang disampaikan oleh DPRD Maluku menjadi acuan bagi dirinya dan teman-teman mela­ku­kan pelayanan yang lebih baik lagi. “Saya kira kita jalani sesuai dengan petunjuk teknis yang ada. Ketika ada kejadian pasti kita evaluasi dan memper­baikinya,” jelas Rodrigo.

Dirinya juga meminta dukungan agar proses dan kerja dirinya kedepan lebih baik lagi terkhusus terhadap pasien yang terpapar.  “Saya bisa berharap keja­dian-ke­jadian seperti sebelumnya tidak lagi terjadi dengan memaksi­malkan tu­gas dan tanggung jawab yang dibe­rikan,” tandasnya.

Harus Maksimal

Baca Juga: Pemkab Buru: Tak ada Rekayasa Anggaran Covid-19

Sebelumnya diberitakan, Plt Di­rektur RSUD Haulussy, Rodrigo Limmon di­minta bekerja maksimal. Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Keuangan RSUD Haulussy ini melaksana tugas baru sebagai Plt menggantikan Ritha Tahitu yang sudah pensiun.

Memang bukan soal pensiunnya, tetapi selama menjabat Plt rumah sakit keba­nggaan masyarakat Malu­ku itu, Tahitu tidak punya kemam­puan mema­nejerial rumah sakit tersebut sehingga amburadul.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Ma­luku, Mel­kianus Sairdekut kepada Siwalima mengatakan, perubahan komposisi ma­najemen pengelolaan RSUD Haulussy menjadi kewena­ngan Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Tetapi soal manajemen, Plt yang baru harus mampu bekerja maksimal, yang mana per hari ini rumah sakit daerah dan Dinas Kesehatan menjadi trend dalam kaitan dengan penanganan pandemi Covid-19 di Maluku.

Olehnya itu, DPRD Maluku meminta kepada Plt Direktur RSUD Haulusy yang baru untuk dapat bekerja secara mak­simal dalam melihat semua persoalan yang berkaitan dengan pelayanan ke­sehatan termasuk berkolaborasi de­ngan Dinas Kesehatan menuntaskan persoalan insentif tenaga kesehatan.

“Kami hanya meminta kepada Plt Di­rektur yang baru untuk bekerja maksi­mal dalam melihat persoalan pelayanan kesehatan termasuk berkolaborasi ber­sama dinas kesehatan untuk tuntaskan masalah insentif tenaga kesehatan,” te­gasnya kepada Siwalima Kamis (8/10).

Sairdekut menambahkan, DPRD Ma­luku tetap memberikan dukungan pe­nuh untuk semua kerja-kerja rumah sa­kit, karena saat ini dalam situasi pande­mi Covid-19 yang membutuhkan duku­ngan dan kecepatan bekerja.

Seperti diberitakan, setahun lebih menjabat sebagai Plt Direktur RSUD dr. M.Haulussy, Ritha Tahitu ak­hirnya pensiun. Ritha diberikan kepercayaan menjabat sebagai Plt Direktur RSUD dr. M Haulussy sejak dilantik oleh Gubernur Maluku Murad Ismail pada September 2019 bersama dengan sejumlah peja­bat eselon II di lingkup Pemprov Maluku.

“Jadi benar ibu Ritha sudah pensiun, tepat tanggal 1 Oktober dan jabatan Plt kita serahkan ke Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Keuangan RSUD dr. M Haulussy Rodrigo Limmon,” jelas Sekda Ma­luku  ketika dikonfirmasi wartawan di kantor Gubernur Maluku, Senin (5/10).

Dijelaskan pengangkatan Rodrigo Limmon sudah memenuhi kriteria untuk menempati jabatan pelaksana tugas di RSUD dr. M. Haulussy.

“Kalau lihat rekam jejak, beliau memang pantas dan dari beberapa nama yang kita sodorkan, pimpinan memilih dokter Rodrigo,” terang Kasrul.

Ditanya apakah dengan ditunjuknya Rodrigo Limmon menjabat sebagai pe­laksana tugas proses pelayanan kepada masyarakat harus lebih baik dari sebelumnya sekda mengaku pasti bisa.

“Kita doakan, mudah-mudahan pela­yanan publik kedepan lebih baik lagi, kalian juga harus mendoakan,” pintah Kasrul.

Diaku kalau Rodrigo Limmon juga per­nah menjabat sejumlah jabatan penting di bidang kedokteran termasuk sebagai ketua IDI. “Jabatan yang diberikan ke­pada Rodrigo Limmon sudah memenuhi syarat, dan dari kepangkatan tidak ada masalah,” tandasnya. (S-39)