AMBON, Siwalimanews – DPRD Provinsi Maluku mendesk Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku segera percepat pembayaran insentif relawan corona. Wakil ketua DPRD Maluku, Melkianus Sairdekut yang juga Ketua Tim I Pengawasan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku ini mengatakan dalam rapat sebelumnya bersama Dinas Kesehatan Maluku, DPRD telah mendorong agar insentif tenaga kesehatan dan relawan dapat diperhatikan dengan baik.

“Kemarin kita sudah minta dinkes segera menyelesaikan persoalan insentif tenaga kesehatan,” ujar Saidekut.

Menurutnya, dalam rapat tersebut banyak anggota dewan yang mempertanyakan terkait dengan insentif, karenanya pada saat itu, DPRD secara tegas meminta Dinas Kesehatan Maluku untuk menghitung estimasi insentif yang akan diterima tenaga kesehatan dan relawan Covid-19 termasuk di tempat-tempat karantina yang disediakan Pemerintah Provinsi Maluku.

Akan tetapi sampai dengan saat ini masih banyak tenaga relawan kesehatan di tempat-tempat karantina yang belum  mendapatkan insentif secara keseluruhan. Olehnya itu  DPRD Maluku akan mengagendakan pemanggilan Kepala Dinas Kesehatan dan Plt Direktur RSUD Haulussy untuk membicarakan terkait persoalan insentif tenaga kesehatan yang belum diselesai­kan sampai dengan saat ini.

“Kita akan mengagendakan untuk memanggil  pihak dinas kesehatan Maluku untuk mem­per­tanyakan persoalan insentif yang belum selesai dilakukan oleh oleh Dinas,” cetusnya

Baca Juga: Rodrigo Janji Perbaiki Pelayanan di RSUD Haulussy

Selain itu, DPRD kata Sairdekut juga telah mendesak kadinkes untuk memperhitungkan hak-hak orang yang kerja sebagai cleaning service termasuk tukang catering yang dikerjakan pada rumah sakit yang ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan Covid-19.

“Kami juga sudah minta untuk dinas mempertimbangkan semua cleaning service dan tukang catering yang memang menda­patkan dampak langsung saat RS ditetapkan,” tegasnya. (Cr-2)