AMBON, Siwalimanews – Ratusan ton ikan beku milik PT Intimas Surya yang dibeli dari Nelayan Desa Pasir Putih, Pulau Buru dipasok ke Bali.

Tercatat sebanyak 259 ton ikan beku senilai Rp3,9 miliar berjenis ikan layang, tongkol, cakalang, baby tuna dan sebagainya.

Demikian diungkapkan Pejabat Karantina Satpel Namlea, Raihan Bagir dalam rilisnya yang diterima Siwalimanews, Selasa (12/3).

“Kita telah melakukan pemeriksaan kebenaran jenis dan jumlah komoditi milik PT Intimas Surya sebelum diangkut menggunakan KM Mutiara 20 yang bekerja sama dengan PSDKP Satker Namlea,” katanya.

Ratusan ton ikan beku ini diperkirakan bernilai Rp3,9 miliar dengan berbagai jenis ikan.

Baca Juga: Pattiasina dan Hasanusi Gagal ke Baileo Karang Panjang

“Komoditas perikanan dengan berbagai jenis diantaranya jenis ikan layang, tongkol, cakalang, baby tuna, dan lainnya dengan total volume 259 ton yang bernilai Rp3.9 miliar itu telah diperiksa jenis dan jumlah serta kelengkapan dokumennya dan dapat dilalu lintaskan,”katanya.

Sehubungan dengan itu, Kepala Karantina Maluku, Abdur Rochman mengatakan, bahwa untuk mencegah tersebarnya HPHK, HPIK dan OPTK di wilayah Indonesia, maka Pejabat Karantina harus memastikan semuanya aman.

“Artinya komoditi yang akan dilalu lintaskan harus melalui SOP tindakan Karantina, dan juga melalui pintu pengeluaran yang telah ditetapkan,”tandasnya.(S-25)