AMBON, Siwalimanews – Untuk membantu mengawal tradisi adat pukul sapu yang dilaksanakan Negeri Mamala dan Morella di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, maka ratusan personil gabungan yang melibatkan TNI dan Polri dikerahkan.

Ratusan personel tersebut terdiri dari 400 personel Polresta Ambon, 3 Platon Personel Brimobda Polda Maluku, 2 Platon Personel Ditsamapta Polda Maluku, 1 Platon Personel Ditlantas Polda Maluku, 1 Peleton Personel POM AD, 1 SST Personel Yon 733 Raider dan 1 Platon personel Koramil 1504 Leihitu.

Sebelum melakukan pengamanan, ratusan personil ini dibekali arahan dari Kapolresta Ambon Kombes Raja Arthur Simamora di Mapolsek Leihitu, Sabtu (29/4).

Kapolresta dalam arahannya, meminta personel untuk kerja profesional dalam menjaga situasi kamtibmas pada pelaksanaan kegiatan, agar tetap aman dan kondusif.

“Pada saat melakukan pengamanan bertindaklah sebagai anggota yang bertugas, jangan bertindak sebagai penonton kegiatan, lakukan penyekatan jika terjadi kemacetan agar aktivitas masyarakat yang lain tidak terganggu,” pinta kapolresta.

Baca Juga: Realisasi Pembangunan Fly Over Tergantung Lobi Pemprov

Kapolresta menghimbau kepada para personel, untuk selalu humanis dan sigap dalam melakukan pengamanan.

“Laksanakan tugas dengan Ikhlas dan rasa tanggung jawab, sehingga menjadi ibadah buat kita, untuk Tim Patroli Sabar Polresta Ambon lakukan razia terhadap miras dan sajam, sebelum dan sesudah kegiatan,” pesan kapolresta.(S-10)