AMBON, Siwalimanews – Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease sementara melakukan uji forensik kerangka misterius yang ditemukan warga di bukit tanjakan 2000 Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Sabtu (30/5) siang tadi.

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau lease, Ipda Muhammad Titan Firmansyah yang dikonfirmasi Siwalimanews melalui telepon selulernya mengatakan, saat ini kerangka tersebut sementara dilakukan proses uji forensik di Rumah Sakit Bhyangkari, Tantui.

“Saat ini kerangka itu sementara diuji forensik untuk mengidentifikasi indentitasnya,” jelas Kasubbag.

Dijelaskan, pasca ditemukannya jenazah yang sudah dalam  kondisi kerangka ini, pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah berupa olah TKP, mengumpulkan bukti bukti serta melakukan wawancara kepada warga sekitar guna mencari petunjuk lain untuk mempermudah proses identifikasi.

Sebelumnya, Warga kawasan Batu Tagepe Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di sekitar Bukit Tanjakan 2000, pada Sabtu (30/5) siang.

Baca Juga: Pemilik Satu Paket Ganja Dihukum 6 Tahun Bui

Menurut Nurdin (41) waega Batu Tagepe yang menemukan kerangka itu menuturkan, awalnya pada Rabu (27/5) sekitar pukul 16.30 Wit ia sementara mencari kayu bakar di sekitar TKP, tiba-tiba dilihatnya sosok kerangka jenazah manusia.

“Melihat hal itu ia langsung segera bergegas pulang dan mengurung niatnya untuk mencari kayu bakar. Kemudian pada Jumat (29/5),sekitar pukul 16.30 Wit. Ia beritahukan kejadian ini kepada temannya Mustafa dan keduanya sama-sama melihat kerangka jenazah tersebut,” ujar sumber terpercaya Siwalimanews di Mapolresta Ambon, Sabtu (30/5).

Sementara Musatafa Latukau (31) mengaku, ia mengetahui adanya kerangka jenazah ini dari Nurdin, dimana saat itu ia hendak menuju rumahnya untuk menimbun tanah disamping rumah yang hampir longsor dan berpapasan dengan Nurdin.

Saat itu Nurdin memberitahukan kepadanya bahwa beberapa hari lalu ia melihat kerangka jenazah manusia saat ambil kayu bakar di Bukit Tanajakan 2000, Batu Tagepe.

“Mendengar hal cerita temannya, keduanya langsung menuju ke TKP untuk lihat kerangka itu. Kemudian pada keesokan harinya, atau hari ini sekitar pukul 11.25 Wit. Keduanya memberitahukan hal tersebut kepada salah satu warga untuksama-sama menuju ke TKP untuk pastikan hal itu,” ujarnya.

Setelah dipastikan itu kerangka manusia, mereka langsung melaporkannya ke Polresta Ambon dan sekitar pukul 12.00 WIT Personil Polek Sirimau bersama Unit Identifikasi Polresta Ambon langsung menuju TKP.

“Saat tiba di TKP kita langsung pasang police line, ambil baket kemudian melakukan identifikasi sekaligus, membawa jenazah ke RS Bhayangkara, Tantui,” ujarnya.

Dari hasil identifikasi, diperkirankan kerangka tersebut sudah berusia sekitar 1 atau 2 tahun dan masih menggunakan kaos oblong warna hijau bertuliskan 68 dan celana panjang kain berwarna hitam. (S-45)