AMBON, Siwalimanews – Penyidik Satuan Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease sampai sekarang masih mendalami peristiwa kebakaran SDN 3 Tomalima Desa Passo Kecamatan Baguala Kota Ambon.

Peristiwa kebakaran yang menghanguskan setengah dari gedung sekolah ini masih didalami penyebabnya. Menurut Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy kepada Siwalima Kamis (16/4), pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

“Penyebab dari peristiwa kebakaran masih belum diketahui dan sementara dalam proses penyelidikan,” tutur Kaisupy.

Seperti diberitakan sebelumnya, gudang SD Negeri 3 Tomalima Jalan Karel Sasuitubun, Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon hangus terbakar. Sebagian gedung sekolah tersebut dilalap si jago merah pada Selasa (14/4) sekitar pukul 08.10 WIT.

Menurut Kasubbag Humas Polrestra Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy, kejadian bermula ketika, saksi Feby Rupilu (21) yang tinggal dekat gedung sekolah tersebut sedang mencuci piring yang berjarak sekitar satu meter dari lokasi kejadian, mendengar bunyi pintu yang berasal dari lokasi.

Baca Juga: Pemkot Janji Awasi Sejumlah Lokasi Wisata

Saksi kemudian mengecek dengan cara mengintip dari sela-sela atap, namun saksi tidak melihat siapapun yang berada didalam tempat kejadian perkara (TKP), sehingga saksi melanjutkan pekerjaan mencuci piring.

Selang  beberapa menit kemudian, saksi melihat gumpalan asap yang keluar dari dalam gudang. Selanjutnya saksi langsung berteriak “tolong sekolah tabakar”.

Warga yang mendengar teriakan tersebut, secara spontan langsung berusaha memadamkan api secara manual sehingga pada pukul 08.25 WIT, api berhasil dipadamkan.

Kaisupy menambahkan, pihak kepolisian belum mengantongi penyebab dibalik kejadian tersebut. “Kami belum mengetahui motif dibalik penyebab kebakaran tersebut,” kata Kaisupy. (Mg-7)