DOBO, Siwalimanews – Otong Pardjer (35) nelayan asal Kabupoten Aru, dinyatakan hilang saat melaut di perairan Selat Tabarfane, Kecamatan Aru Selatan Utara, Minggu (13/6).

Koordinator Unit Siaga SAR Kepulaun Aru Reinhard Loppies menjelaskan, pihaknya mendapatkan laporan dari keluarga korban yakni Ibran Patikaloba, bahwa korban pergi melaut menggunakan katinting disekitar perairan Selat Tabarfane di Kecamatan Aru Selatan Utara.

“Korban ini berangkat melaut pada Minggu (13/6) pagi dan rencana kembali pada  pukul 15.00 WIT, namun sampai saat ini korban belum kembali. Masyarakat setempat juga sudah melakukan pencarian, namun korban belum juga ditemukan,” ungkap Lopies kepada wartawan di Dobo, Senin (14/6).

Setelah pihaknya mendapatkan laporan kata Loppies, tim SAR langsung dikerahkan untuk mencari korban di lokasi yang diduga korban hilang yakni di Selat Tabarfane dengan titik titik koordinat 6°15’17.86″S – 134°15 27’38”T.

“Tadi pagi sekitar pukul 10.55 WIT kita sudah mulai lakukan pencarian dengan menggunakan speedboat milik BPBD Dobo beserta unsur SAR lainnya,” jelasnya

Baca Juga: Kapolda Resmikan Tiga Sarana Penangulangan Covid-19 di RS Bhayangkara

TIM Sar yang terdiri dari personel Basarnas, BPBD, Polairud Polres Aru, serta personel TNIAD dan Camat Aru Selatan Utara bersama keluarga dalam melakukan proses pencarian sedikit mengalami kendala, lantaran kondisi perairan Aru kurang bersahabat.

“karena cuaca tidak bersahabat proses pencarian untuk sementara dihentikan dengan hasil hasil nihil,” ucapnya.

Tim SAR sendiri saat ini akan menginap di Tabarfane dan akan melakukan proses pencarian di keesokan hari.

“Mudah-mudahan tim di lapangan bisa segera menemukan korban secepatnya,” harap Loppies. (S-25)