AMBON, Siwalimanews – Perayaaan HUT Provinsi Maluku yang biasanya digelar dengan meriah, dimana terdapat berbagai lomba, namun perayaan ke-75 tahun ini dlakasanakan berbeda dari biasanya, sebab masih dalam masa pandemi Covid-19.

Perayaaan yang dipusatkan di  Lapangan Merdeka ini dirayakan secara sederhana bahkan tanpa tumpeng dan kue ulang tahun seperti biasa saat perayaan pada tahun-tahun sebelumnya.

Pantauan Siwalimanews pada upacara perayaan tersebut, Gubernur Maluku Murad Ismail bertindak selaku inspektur upacara dalam amanatnya mengatakan, Pemprov Maluku telah merayakan dua momen sekaligus yakni HUT RI dan HUT Provinsi dan telah dibacakan sejarah yang menceritakan tentang sejarah gubernur yang pernah memimpin bumi raja-raja sejak tahun 1945.

”Pengorbanan merelah itulah menjadi teladan sejarah yang tidak boleh dilupakan, oleh sebab itu sudah menjadi kewajiban kita selaku anak negeri raja-raja untuk mengisi tahun-tahun pembangunan Maluku dengan bekerja, berkarya dan berprestasi agar dikemudian hari dikenang oleh anak cucu kita,” ujar gubernur.

Kerja nyata yang dituntut saat ini, kata gubernur adalah bagaimana pemerintah, DPRD bergerak bersama guna mendorong perbaikan Maluku pada bidang-bidang strategis seperti infrastruktur, jaringan transportasi, konektifitas antar daerah, perikanan, pariwisata, ESDM, pertanian, pendidikan dan kesehatan.

Baca Juga: Upacara HUT RI di Maluku Terapkan Protokol Kesehatan

“Memang disadari bahwa, terjadinya pandemi covid-19 menjadi tantangan yang serius ditengah ancaman  global yang melanda dunia. Ini sebuah realita, tapi kita tidak boleh menyerah untuk membangun Maluku yang berkelanjutan,” ajak gubernur.

Oleh karena itu, ia minta kepada semua pemangku kepentingan untuk bersikap rela berkorban dan mau melayani sesama dengan penuh ketulusan. Ia juga minta kepada setiap pimpinan perusahaan untuk tidak melakukan PHK terhadap karyawan.

Gubenrur juga mengingatkan agar dalam kehidupan untuk selalu berbagi dengan sesama. Rasa kesetiakawanan sosial diantara sesama anak bangsa harus terus ditingkatkan sebagai wujud nyata dari sikap rela berkorban untuk sesama.

Usai membacakan amanah, gubernur menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat berupa rehabilitasi rumah tak layak huni kepada 63 KK, bantuan 600 paket holtikultura dan bantuan Rp.15 juta bagi ahli waris korban covid.

Selain itu juga dilakukan peluncuran program inovasi Pemprov Maluku yakni e-Samsat, program absensi terintegrasi, program vidcom, diskominfo chanel dan v-sat internet. (S-39)