AMBON, Siwalimanews – Kondisi masyarakat pengungsi Kariu yang tengah berlindung ditenda-tenda pengusian di Desa Aboru, sungguh sangat memprihatinkan, sehingga membutuhkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Maluku.

Demikian disampaikan anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku M Hatta Hehanussa kepada wartawan di Baileo Rakyat Karang Panjang, Selasa (9/8), usai melakukan kunjungan di lokasi pengungsian masyarakat Kariu di Aboru.

Keprihatinan ini kata Hehanusa, terlihat dari tempat tinggal mereka yang kini telah mengalami begitu banyak kerusakan, bahkan tidak layak lagi untuk dihuni ditengah kondisi cuaca ekstrim yang terus melanda Maluku dan sekitarnya.

“Kita langsung menemui masyarakat Kariu yang mengungsi, dan memang sangat memprihatinkan dengan cuaca ekstrim hari ini, terutama menyangkut tempat tinggal, karena memang rata-rata sudah rusak,” ungkap Hehanussa.

Tak hanya tempat tinggal kata Hehanusa, pengungsi Kariu juga mengeluh terkait kondisi kesehatan mereka yang perlahan-lahan mulai terganggu, sehingga membutuhkan bantuan pengobatan, khususnya bagi anak-anak.

Baca Juga: Satu Jamaah Haji Asal Aru Meninggal di Mekkah

“Pengobatan harus dilakukan oleh dinas terkait, karena kondisi cuaca sangat ekstrim. Hidup dalam tenda yang memprihatikan, ditambah lagi dengan kesehatan yang tidak diperhatikan akan menimbulkan wabah disitu,” tegas Hehanussa.

Terhadap kondisi pengungsi Kariu tersebut, Komisi III akan mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan PUPR Maluku, untuk berkoordinasi dengan Pemkab Maluku Tengah, agar dilakukan langkah-langkah penanganan secepatnya.(S-20)