AMBON, Siwalimanews – Pemerintah Kota Ambon tak lagi mebagikan masker kepada warga Kota Ambon. Hal tersebut diungkapkan Wakil Walikota Ambon, Syarief Hadler dalam amanatnya ketika memberikan apel terkait dengan perkembangan PSBB Transisi tahap V.

Dirinya mengungkapkan penerapan sanksi yang dilakukan secara elegan semakin diperketat, dan pembagian masker sudah tidak lagi dilakukan. “Dalam rapat bersama dengan forkopinda tidak ada lagi pembagian masker, karna pembagian masker cukup maksimal yang dibagikan oleh pemerin­tah kepada masyarakat di pasar dan di jalan-jalan, tempat umum,” ujarnya di Balai Kota Ambon Selasa (15/9).

Hadler menuturkan, untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Ambon, masyarakat merupakan unsur pentimg dalam membantu membunuh penyebaran tersebut. “Unsur-unsur ini yang kita agak kesulitan untuk memberikan kesadaran paripurna kepada masyarakat supaya taat terhadap protokol kesehatan yang kita anjurkan kepada masyarakat,” katanya.

Oleh sebab itu, PSBB transisi V ini diakuinya diberatkan pada sanksi guna untuk memberi efek jerah kepada masayrakat.

“Oleh karna itu pada PSBB transis tahap V ini kita fokus kepada penerapan sanksi. Saya sudah lihat operasi yutisia, sudah bagus tindakan sudah ditegaskan dibeck up oleh TNI dan Polri,” jelasnya.

Baca Juga: Kebakaran di Skip, Rumah Keluarga Hurulean Rata Tanah

Hadler meminta kepada petugas yang melakukan penindakan di lapangan agar dapat melakukan proses penindakan dengan tidak kasar dan semena-mena kepada warga karena tujuan awal dari penerapan sanksi adalah memberi efek jerah.

“Sangat tegas dan cenderung kasar saya minta jangan karna cari jalan lain kita akan lakukan kecuali sanksi supaya efek jera bagi masyarakat yang melanggar dan itu adalah shok terapi bagi mereka juga,” tandasnya. (Mg-6)