PIRU, Siwalimanews – Sebanyak 13.629 paket bantuan sosial berupa sembako tahap ke empat kepada masyarakat pasca wabah Covid-19.

Penyerahan ribuan pakets embako itu dilakukan secara simbolis kepada masyarakat sekaligus melepas secara resmi penyaluran ke seluruh kecamatan oleh Bupati SBB Moh Yasin Payapo didamping Ketua DPRD Abd Rasyid Lisaholith dan Sekda Mansur Tuharea, di halaman Kantor Bupati, Kamis (27/8).

Bupati dalam arahannya menjelaskan, bantuan tahap empat yang disalurkan kepada masyarakat pasca Covid-19 sebanyak 13.629 paket. sebelumnya pada tahap satu hingga tiga sebanyak 14.355 paket.

Terjadinya penurunan angka penerima bantuan tersebut, dikarenakan, nama penerima sembako ada yang double, sehingga di tahap ke empat ini bantuan yang disalurkan ke masyarakat hanya 13.629 paket.

“Bantuan sosial ini merupakan anggaran dari Pemprov Maluku sebesar 20 persen dan pemkab 80 persen,” ujar bupati.

Menurutnya, penyaluran bansos tahap empat ini akan dibagikan kepada masyarakat di Kecamatan Seram Barat, dan selanjutnya baru dibagikan ke 11 kecamatan lainnya.

Bantuan tahap empat yang sudah disalurkan melalui pihak kecamatan ini, hanya dibagikan ke desa-desa yang memiliki data penerima bantuan yang sudah lengkap. Pasalnya, hingga saat ini masih ada desa yang belum melengkapi data penerima bansos tersebut, sehingga pembagian diprioritaskan pada desa yang telah melengkapi datanya.

“Apa bila desa-desa sudah melangkapi data pemenerima baru bisa disalurkan bantuan lanjutan ke kecamatan lain, karena data penerima masih ganda, sehingga yang disalurkan saat untuk Kecamatan Seram Barat, dan untuk kecamatan lain akan dibagi seacra bertahap,” jelasnya.

Pemkab bersama forkopimda tambah bupati, sangat berkomitmen dalam penyaluran bantuan pasca Covid-19 ini hingga bulan Desember 2020 nanti dengan baik, sehingga tidak terjadi kesalapahaman di masyarakat. Untuk itu penyaluran harus sesuai data yang benar-benar valid.

Untuk tahun 2021 nanti, pemkab akan membicarakan kelanjutan bantuan tersebut dan nantinya melalui APBD 2021.

“Semua ini berjalan atas kerjasama pemkab dan forkopimda, para camat, kades/kadus, sehingga langkah yang kita ambil dalam pembagian bantuan ke masyarakat pasca Covid-19 tidak ada hambatan sedikitpun,” pungkasnya. (S-48)