NAMROLE, Siwalimanews – Pemkab Buru Selatan dan Tim Topografi Kodam Pattimura menandatangani perjanjian kerjasama dalam rangka pembuatan peta batas administrasi pemerintahan desa di Kecamatan Namrole dan Waesama.

Penandatanganan kerjasama yang berlangsung di lantai dua aula Kantor Bupati Kamis (19/8) dilakukan oleh Bupati Safitri Malik Soulisa dan Kepala Topografi Kodam Pattimura Kolonel Cpt Subekti dan disaksikan oleh Wakil Bupati Gerson Eliaser Selsily.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, substansi yang perlu dipahami bersama, bahwa desa merupakan wilayah yang memiliki batas secara administrasi pemerintahan guna mengurusi dan mengatur sekelompok masyarakat yang memilki kesamaan kultur.

Sejalan dengan itu, guna menghadirkan kepastian hukum terhadap kejelasan wilayah administrasi desa, maka pemkab tahun anggaran ini melalui Bagian Pemerintahan mengagendakan kegiatan pembuatan peta batas administrasi pemerintahan dalam rangka, penataan wilayah administrasi pemerintahan, pasca diselesaikannya batas antara Kabupaten Bursel dan Buru.

“Atas nama Pemerintah Bursel, saya sampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak, terutama tim penetapan dan penegasan batas desa labupaten dan pihak Topografi Kodam Pattimura yang sedianya akan membantu kita dalam pelaksanaan pemetaan batas wilayah administrasi pemerintahan,” ucap Bupati.

Baca Juga: Wenno Sesalkan Banyak Tanah Milik Pemprov tak Bersertifikat

Sebelumnya, Kabag Pemerintahan Bursel Ridwan Nyio dalam laporannya menjelaskan, tujuan pembuatan peta batas wilayah administrasi desa adalah, untuk menciptakan tertib administrasi pemerintahan, memberikan kejelasan dan kepastian hukum terhadap batas wilayah suatu desa, yang memenuhi aspek teknis dan yuridis dalam wilayah Bursel.

“Kegiatan pembuatan peta batas wilayah administrasi pemerintahan direncanakan dilaksanakan dengan lokus kegiatan pada dua kecamatan, yaitu Kecamatan Waesama dan Namrole,” jelas Nyio. (S-35)