AMBON, Siwalimanews – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi, Elviana Pattiasina mengkritisi sekaligus menyayangkan alokasi anggaran sebesar Rp4,3 miliar anggaran daerah hanya untuk kegiatan jambore PKK yang tidak memiliki manfaat bagi daerah.

Kekesalan ini diungkapkan Pattiasina dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Provinsi Maluku bersama mitra terkait dengan Laporan Keterangan Pertangungjawaban Gubernur tahun anggaran 2022, di ruang rapat Komisi IV, Jumat,(28/4).

Menurut Pattiasina, kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Desa Provinsi Maluku ini, hanya menghamburkan anggaran daerah, padahal masih ada kebutuhan masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“PKK ini hanya kesana untuk senang-senang, foto-foto selfi dan kemudian di posting di media sosial, tetapi tidak ada out put dari kegiatan itu kepada masyarakat,” kesal Pattiasina.

Tak hanya Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pattiasina pun menyayangkan OPD lain yang turut membiayai program PKK, padahal tidak memiliki manfaat kepada masyarakat.

Baca Juga: Nasib Mantan Ketua IDI Tergantung Hasil Audit

“Saya mau katakan ini sangat salah,” tegas Pattiasina.

Politisi Demokrat Maluku ini pun mengungkapkan, terdapat begitu banyak program yang dilakukan oleh OPD tahun 2022, tetapi banyak yang salah sasaran.

Akibatnya, masyarakat tidak menikmati hasil dari setiap program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Maluku. Olehnya Pattiasina berharap, kedepan pemprov dapat memperhatikan prioritas programnya, sehingga menyentuh semua elemen masyarakat.(S-20)