MASOHI, Siwalimanews – Satu pasien positif versi rapid test di Masohi dilaporkan kondisi kesehatannya mulai membaik, setelah dirawat di RSUD Masohi.

“Kondisinya mulai membaik. Sejak masuk memang mengalami demam namun kini sudah tidak lagi demam dan tidak lagi mengalami sesak nafas,” ungkap Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Malteng, dr Jenny Adijaya kepada Siwalimanews di Masohi, Rabu (22/4).

Selain telah dipastikan kondisinya sudah mulai membaik kata Adijaya, pihaknya juga telah mengambil spesimen si pasien untuk selanjutnya dikirim ke Jakarta untuk uji PCRnya.

“Spesimen pasien sudah diambil dan kita kirim ke Jakarta untuk uji PCR. Kami tentu berharap pasien dapat benar benar pulih seperti sedia kala,” ujar Adijaya.

Melihat kondisi pasien yang telah berangsur membaik, pihaknya mempertimbangkan protap evakuasi ke Ambon.

Baca Juga: Polresta dan Kodim Semprot Disinfektan di Sejumlah Masjid

“Kondisinya mulai sehat sehingga kita sedang pertimbangkan protap evakuasi ke Ambon. Muda mudahan kondisi kesehatannya terus membaik dan sembuh agar ia dapat kembali beraktivitas seperti sebelumnya,” harapnya.

Adijaya menambahkan  pasien positif di versi Rapid Test asal Masohi Maluku tengah itu sebelumnya memang pelaku perjalanan dari Jakarta.dimana sejak pulang ke Maluku yang bersangkutan telah mengikuti seluruh protap penanganan Covid mulai dari Karantina di Ambon kemudian juga di Masohi. Sehingga data tracking kontak dengannya diketahui hanya tiga orang yang adalah anggota keluarganya sendiri.

Ketiga kontak si pasien ini dipastikan negatif. Namun demikian proses karantina masih harus terus dilakukan, sebab rapid test bukan hanya dilakukan sekali serta protap 14 hari harus diselesaikan.

“Untuk hasil rapt test 3 anggota keluarganya hasilnya nagatif, namun meraka masih harus tetap dikarantina dulu sampai 14 hari selesai. Selain itu rapid test minimal harus dilakukan toga kali. Jadi protapnya harus dilalui dulu. Tentu kita berdoa dan berharap status mereka akan tetap sama negatif dan tidak terpapar corona,” tuturnya.

Saparua

Sementara kondisi dua pasien positif versi rapid test di Saparua tambah Adijaya, kondisinya juga sesuai informasi dari pihak Rumah Sakit Umum Saparua bahwa kesehatan kedua pasien ini juga telah berangsur membaik.

“Mereka juga sehat dan kondisi kesehatan keduanya dapat dipastikan membaik. Jadi keduanya belum kita putuskan untuk dievakuasi ke Ambon,” ucapnya. (S-36)