MASOHI, Siwalimanews – Pasca Gempa dengan magnitude 6.1 skala richter yang melanda Kecamatan Tehoru, dan sejumlah wilayah di Maluku Tengah tak hanya meninggalkan kerusakan serta ratusan warga mengungsi.

Namun gempa tersebut juga telah merubah warna air pada destinasi wisata kali jodoh atau Ninifala yang berada di Negeri Piliana Kecamatan Tehoru yangs emula berwarna biru kini berubah berwarna kecoklatan.

“Iya benar, air Ninifala atau kali jodoh yang ada di Negeri Piliana di pegunungan Kecamatan Tehoru berubah warna menjadi Coklat. Warna air berubah setelah gempa siang tadi,” ungkap warga Tehoru Rifai Hatapayo kepada Siwalimanews melalui telepon selulernya, Rabu (16/6).

Kali Jodoh atau Air Ninifala dalam bahasa adat negeri Piliana itu selama ini menjadi salah satu destinasi andalan Kecamatan Tehoru yang sering dikunjungi wisatawan baik lokal maupun manca negara.

Lokasi wisata yang berada di puncak gunung Negeri Piliana itu memiliki daya tarik yang cukup menggiurkan. Pasalnya selain warna air yang biru awan, air Ninifala pun terkenal super dingin.

Baca Juga: Pergi Melaut, Nelayan Aru Hilang di Selat Tabarfane

Namun kini air pada destinasi wisata itu telah berubah warna saat gempa terjadi siang tadi. Padahal tahun tahun sebelumnya juga terjadi gempa, namun warna airnya tidak pernah berubah seperti sekarang ini.

“Dua tahun lalu ada gempa besar juga, namun air di sungai Ninifala tidak pernah berubah warna. Kondisi ini tentu membuat warga panik dan belum berani pulang ke perkampungan dan tetap pilih mengungsi di pegunungan,” ucapnya.

Ia berharap, warna air Ninifala dapat kembali berubah seperti sediakala, agar dapat terus menjadi salah satu data tarik kunjungan wisata di Kecamatan Tehoru. (S-36)