PIRU, Siwalimanews – Pasca banjir yang melanda Dusun Laala, Desa Lokki, Kecamatan Huamual pada, Kamis (9/2), Pemkab Seram Bagian Barat melalui OPD terkait melakukan pembenahan sekaligus menyalurkan logistik kepada warga yang terkena dampak.

Pembenahan dan penyaluran logistik itu baru dilakukan oleh BPBD, Dinas PUPR dan Dinas Sosial pada, Jumat (10/2) disaat Penjabat Bupati Andi Chandra As’aduddin dan Sekda Leverne Alfin Tuassuun turun ke lokasi kejadian.

“Penaggulangan bencana banjir ada beberapa hal yang dipioritaskan telah dilakukan salah satunya dengan perbaiki tanggul yang jebol, pengerukan sungai, penyaluran logistik berupa bantuan bahan makanan, alat masak dan mendirikan dapur umum, dan sanitasi (MCK),” ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD SBB Manda Kamalene kepada Siwalimanews di Piru, Sabtu (11/2).

Saat ini kata Manda, aruas transportasi sudah berjalan lancar, dan tidak ada lagi genangan air, sebab telah dilakukan pembersihan massal oleh pemerintah kabupaten. Penanggulangan benacana ini dapat terlaksana atas dukungan dan partisipiasi dari semua OPD, sehingga masyarakat yang terdampak banjir kini sudah dapat diitangani dengan baik.

Selain disiapkan saluran sanitisi MCK, di lokasi juga disiapkan air bersih kepada warga, karena saat ini air yang sering digunakan masih bercampur lumpur. Untuk bantuan logistik yang disiapkan di dapur umum, juga masih ada dan bisa terpenuhi untuk 7 hari kedepan.

Baca Juga: Polsek Baguala Kembali Amankan 500 Liter Sopi

“Selain penyaluran logistik, pemkab juga telah melakukan pembersihan lumpur di areal perkampungan dengan menggunakan mobil damkar,” ujarnya.

Pasca banjir yang melanda Laala pemkab sudah melakukan pendataan terhadap ratusan warga yang mengungsi, maupun rumah warga yang rusak berat, rusak ringan bahkan yang  hilang terbawa banjir.

Ia mengaku, banjir yang melanda Dusun Laala yang mengakibatkan ratusan warga mengungsi serta sejumlah rumah alami kerusakan, akan ditinjau langsung oleh Deputi Penanganan Dararut Badan Nasional Penanggulangan Bencana, pada, Senin (13/2) nanti.(S-18)