AMBON, Siwalimanews – Wakil Gubernur Maluku Barnabas Nathaniel Orno memberikan pesan kepada peserta Musyawarah Pimpinan Paripurna (MPP) ke-33 Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) harus berani jujur dan adil.

Mantan Bupati Kabupaten MBD ini menjelaskan, keberanian yang ia maksud yakni berani mengatakan kebenaran pada lingkungan sosial dan pergaulan masyarakat. Mengingat di beberapa tahun terakhir, masyarakat sering disuguhi dengan berita hoax. Oleh karena itu, pemuda gereja harus memiliki mindset positif-konstruktif.

“Pemuda Gereja juga harus berani mencoba peluang baru dalam pengembangan diri maupun komunitas. Era industri 4.0 mempersyaratkan siapapun yang ingin sukses, adalah mereka yang memiliki banyak ide baru, punya inovasi dan bermental inovasi,” jelasnya.

Menurut Orno agenda MPP AMGPM merupakan forum organisasi tertinggi setelah kongres yang berlangsung sekali dalam setahun, dan menjadi sarana penting dalam menetapkan keputusan strategis bagi organisasi.

“Dalam pandangan saya, untuk dapat mengimplementasikan tema diatas, maka AMGPM harus memiliki tiga karakter kuat yang wajib ditonjolkan yaitu keberanian, kejujuran dan keadilan,” kata Wagub.

Baca Juga: Sosialisasi Sistem Sosial Pemilih Digelar KPU

Lanjutnya, adalah kejujuran. Untuk dapat mengerjakan hal-hal yang besar, maka pemuda gereja harus setia berlaku jujur terhadap hal-hal yang kecil.

“Kitab Amsal pasal 11 ayat 11 mengatakan, berkat orang jujur memperkembangkan kota, tetapi mulut orang fasik meruntuhkannya,” ujarnya.

Selain itu juga ia mengatakan keadilan menurutnya memiliki kaitan erat dengan kesejah­te­-raan. Sebab, sulit sekali bagi se­-seorang untuk dapat memper­tahankan nilai keadilan, ketika diperhadapkan dengan masalah kesejahteraan. Orang bisa saja mengorbankan keadilan demi memperoleh kesejahteraan.

“Disinilah peran penting pendidikan karakter dan moralitas, agar AM-GPM memahami hakikat keadilan yang seadil-adilnya,” pungkasnya.

Sebagai salah satu pemimpin dae­rah ia berharap, momentum MPP ke-33 dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, untuk memenuhi panggilan Kristiani AMGPM yang mampu melahirkan gerakan posi­tif, kritis, inovatif dan kreatif dalam membangun karakter pemuda yang berkualitas di lingkup GPM. (S-39)