AMBON, Siwalimanews – Kakanwil Kemenkumham Maluku Andi Nurka mengaku, kekayaan intelektual telah menjadi komoditi yang paling strategis dalam perdagangan internasional serta miliki peranan yang signifikan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pasalnya, hampir semua kebutuhan manusia di abad modern ini berasal dari produk-produk yang lahir dari kemampuan berfikir/intelektual manusia dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hal itu disampaikan Nurka dalam sambutannya saat membuka kegiatan promosi dan diseminasi paten tahun 2021 yang dipusatkan di Ballroom Swissbell- Hotel.

Kegiatan yang digelar sebagai upaya untuk meningkatkan potensi industri dan sumber daya alam serta pemahaman tentang kekayaan intelektual ini berlangsung dibawah sorotan tema Meningkatkan Pemahaman Paten, Mengacu Semangat dan Inovasi Untuk Menghasilkan Karya Yang Produktif.

Menurutnya, upaya yang harus dilakukan dalam rangka mengembangkan kekayaan intelektual di Maluku diperlukan adanya sinergi antara pemda dan stakeholder terkait pemberian edukasi tentang paten, sehingga dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk menghasilkan produk-produk paten yang bermanfaat bagi kelangsungan dan pertumbuhan ekonomi, terlebih saat ini perekonomian negara terganggu karena imbas dari pandemi Covid-19.

Baca Juga: Far-Far Minta Pemkot Bayar TPP

“Saya berharap momentum ini bisa menjadi kesempatan dan peluang besar yang dapat digunakan sebaik-baiknya untuk membuka peluang kerja dan bisnis dengan mewujudkan ide ke dalam sebuah produk kekayaan intelektual khususnya paten,” harapnya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Kanwil Kemenkumham Maluku dengan Fakultas MIPA Unpatti serta penyerahan sertifikat hak cipta kepada Fransina S Latumahina pada bukunya yang berjudul Panduan Praktek Mahasiswa Ilmu Perlindungan Hutan. (S-51)