AMBON, Siwalimanews – Penghuni Pasar Arumbae atau yang dikenal dengan Pasar Gotong Royong geger setelah ditemukan sesosok mayat laki laki yang diketahui bernama Stev Nelson Ruipassa di lantai III pasar itu, Minggu (24/4).

Pria 35 tahun yang diketahui berprofesi sebagai perawat ini ditemukan oleh pengamen dengan kondisi terbujur kaku dan diselimuti dengan kain berwarna coklat tanpa menggunakan pakaian.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Moyo Utomo kepada wartawan Senin (24/4) menjelaskan, korban pertama kali ditemukan rekannya Freno Armando yang berprofesi sebagai pengamen.

Saat itu, saksi mendatangi kamar korban yang terletak di lantai III pasar untuk membawakan tas milik korban.

Karena situasi terlalu gelap, kemudian saksi memanggil salah seorang rekannya (Bahar-red) untuk menemani saksi menuju ke kamar milik korban. Namun pada saat tiba di kamar korban, keduanya melihat korban sudah tak bergerak.

Baca Juga: Dua Wakil Rakyat Santuni Ratusan Anak Yatim di Namlea

“Melihat korban sudah tak bergerak, langsung mereka memanggil lagi salah seorang rekannya yang lain guna memastikan kondisi korban. Selanjutnya rekan saksi yang lainnya datang dan memegang nadi korban dan mengatakan bahwa korban telah meninggal dunia,” jelas Utumo.

Berselang itu, Polsek Sirimau yang mengetahui informasi tersebut turun ke TKP bersama Personel Unit Identifikasi Polresta Ambon guna mengamankan TKP dan melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban.

Jenazah kemudian dibawa ke kamar jenazah RS Bhayangkara Tantui guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hanya saja, keluarga korban yang ditemui polisi menolak jenazah korban diotopsi dan mengiklaskan kematiannya.

“Setelah dilakukan penyelidikan diketemukan keluarga korban di Kudamati dan mereka menolak otopsi, sehingga jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk kemudian dimakamkan,” jelas Utomo. (S-10)