AMBON, Siwalimanews – Ketua DPD PDIP Maluku Murad Ismail optimis, bahwa PDIP akan meraih dua kursi di DPR pada pemilihan anggota legislatif di tahun 2024 mendatang. Bahkan ia berjanji akan berhenti sebagai ketua DPD, jika hal itu tak dapat diwujudkan.

“Kita target dua kursi dan itu harga mati.  Kita optimis dan saya pasti bekerja untuk itu, sebab mesin partai di Maluku adalah tanggung jawab saya sebagai ketua DPD, dan saya akan berhenti jadi Ketua DPD kalau tidak raih dua kursi di DPR. Ingat saya punya kata-kata ini,” tandas Murad kepada wartawan usai rapat koordinasi pembahasan usulan bakal calon anggota legislatif tingkat provinsi/kabupaten/kota yang berlangsung di Pasific Hotel, Senin (27/3) malam.

Ditanya jika ada kepala daerah yang notabennya adalah kader PDIP tak mendukung langkah ini, apakah ada sanksi yang diberikan, Murad menegaskan, jika ada yang seperti ini, maka akan dievaluasi, ketika kepala daerah tersebut hendak berproses lagi untuk maju sebagai calon bupati/walikota periode berikutnya.

“Kalau ada kepala daerah seperti ini, maka nanti kita pikir-pikir lagi untuk kepala daerah ini naik berikutnya,” tandas Murad.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDIP Maluku Benhur Watubun menambahkan, PDIP juga manargetkan 300 ribu suara untuk dapat meraih dua kursi di DPR, sehingga ia juga optimis hal itu dapat tercapai, lantaran berkaca dari Pileg sebelumnya, dimana PDIP berhasil meraih 200 ribu suara.

Baca Juga: Komisi III Temukan Sejumlah Pelanggaran di Pasar Mardika

“Kita memetakan saja secara sederhana, bahwa target kita harus mencapai 300 ribu suara, karena kemarin kan kita 200 ribu suara dengan potensi kader yang kita pastikan sangat potensial, mampu untuk mendulang suara rakyat di 11 kabupaten/kota dengan kerja-kerja yang terukur,” ucap Benhur.

Untuk diketahui, ada lima kader PDIP yang diusulkan sebagai caleg DPR dapil Maluku yakni, Mercy Barends, Widya Pratiwi Murad, Herman Adrian Koedoeboen, Edwin Adrian Huwae, dan Jeffry Daniel Waworuntu. (S-25)