AMBON, Siwalimanews  – Kendati Maluku Barat Daya  masuk dalam zona hijau, namun warga masyarakat tetap diingatkan untuk tetap disiplin taati protokol kesehatan.

Hal ini dimintakan Pjs Bupati MBD Melky Lohy saat kunjungan kerjanya di Kecamatan Pulau-Pulau Babar, pekan kemarin. Dalam kunjungan tersebut bupati didampingi Wakapolres MBD, Kasdim 1511/Pulau Moa, Sekretaris Daerah MBD, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam kunjungan kerja ini juga dilakukan sosialisasi peraturan Bupati MBD Nomor 28 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Lohy dalam kesempatan itu menceritakan pengalaman dirinya sebagai pasien Covid-19, oleh karena itu Beliau mengharapkan dengan ditetapkannya Perbup ini, agar masyarakat tidak main-main. Pengalaman di Kota Ambon membuktikan bahwa sampai hari ini penyebaran Coviod-19 belum dapat dikendalikan dengan baik.

Karena MBD berada zona hijau, lanjutnya, maka dimintakan kepada seluruh komponen masyarakat agar bertindak  tegas dan disiplin kepada setiap pergerakan orang yang masuk ke wilayahnya. “Kepala desa harus teliti dan menyelidiki setiap pendatang yang masuk ke daerahnya melebihi 1 x 24 jam,” tegasnya.

Baca Juga: Masyarakat tak Percaya Satgas 

Disamping menjelaskan tentang Covid-19, Pjs bupati juga memperkenalkan dirinya kepada masyarakat Kecamatan Pulau-pulau Babar, dalam kaitannya sebagai Pjs Bupati MBD selama 71 hari dengan tiga tugas utama yakni, menjalankan pemerintahan dengan lancar, aman dan damai, penyelenggaran Pilkada dalam kondisi aman, nyaman dan sukses dan yang terakhir adalah memotong pele  Covid-19 di Kab. MBD.

Lohy mengharapkan, adanya peng­-embangan sumber daya manusia untuk anak-anak MBD dimasa yang akan datang, sehingga sumber daya alam yang dimiliki oleh kabupaten ini dapat dikelola dengan baik. Untuk penyeleng­-garaan Pilkada, Pjs bupati mengharap­kan agar semua aparatur desa bersikap netral, menjadi juru damai dan tidak memihak kelompok orang tertentu.

Lohy juga mengharapkan, agar seluruh masyarakat di Kabupaten MBD mendukung penyelenggagraan Pilkada pada  9 Desember 2020 nanti,  melalui doa bersama agar pilkada MBD dapat berjalan dengan damai dan aman.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan pemberian bantuan Dinas Perhubungan Kabupaten MBD berupa  mesin genset 3 Kilo kepada 2 Pastori Jemaat di Kecamatan PP. Babar. (S-19)