AMBON, Siwalimanews – Provinsi Maluku resmi memiliki rumah singgah yang diperuntukkan bagi pasien tidak mampu yang melakukan pengobatan di Jakarta.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Andi Munaswir mengungkapkan, dalam rangka pengawasan tahap I terhadap realisasi program APBD/APBN tahun 2022, Komisi telah menyambangi rumah singgah pasien kurang mampu bagi masyarakat Maluku di Jakarta.

Pengawas ini dilakukan setelah komisi meminta agar Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Kesehatan untuk membangun rumah singgah yang lebih besar dan representatif, mengingat kapasitas yang ada saat itu sangat kecil untuk menampung pasien kurang mampu asal Maluku.

“Kami mengapresiasi sungguh Dinas Kesehatan yang telah membangun rumah singgah yang lebih representatif, agar penanganan pasien lebih maksimal,” ujar Munaswir kepada Siwalimanews melalui pesan WhatsAppnya, Kamis (23/3).

Menurutnya, rumah singgah tersebut merupakan realisasi atas permintaan komisi saat melakukan pembahasan bersama dengan Dinas Kesehatan, dengan tujuan memberikan fasilitas bagi masyarakat Maluku yang hendak berobat lanjut di Jakarta.

Baca Juga: Agus Hahua Pimpin Persatuan Supir Angkot Jalur Kudamati

Pasalnya, selama ini pasien kurang mampu yang hendak melakukan pengobatan di Jakarta terkendala dengan tempat tinggal, yang justru membebani pasien dan keluarga, sehingga langkah ini harus ditempuh sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu.

Apalagi, letak rumah singgah yang sangat strategis dipusat kota akan mempermudah pasien dan keluarga untuk melakukan proses pengobatan dan menghemat biaya yang harus dikeluarkan.

“Alhamdulillah, tahun ini telah direalisasikan oleh Dinkes Maluku, salah satu keunggulan juga rumah singgah ini relatif dekat dengan rumah sakit, jadi mempermudah pasien kurang mampu,” ujar politisi Gerindra Maluku ini.(S-20)