AMBON, Siwalimanews – Kota Ambon kembali menam­bah daftar jumlah warga ter­papar Corona. Kali ini seba­nyak 24 orang terinfeksi virus mematikan itu. Grafik Gugus Tugas Covid Maluku terus menunjukan tren kenaikan orang yang terpapar di Kota Ambon.

Mirisnya, tren peningkatan naik disaat Ambon melanjutkan PSBB Transisi tahap IV. Dengan begitu Ambon masih zona me­rah bersama 38 kota lainnya di Indonesia. “Jadi hari ini Kota Ambon bertambah 24 orang yang terpapar virus mematikan itu,” jelas Ke­tua Harian Gustu Covid-19 Ma­luku, Kasrul Selang dalam rilis yang diterima Siwalima, Senin (31/8).

Kasrul menerangkan penambahan 24 kasus baru di Kota Ambon yakni laki-laki inisial AAT (26), perempuan inisial MDP (51), laki-laki inisial  ART (41), laki-laki inisial FM (56), laki-laki inisial VS (46), laki-laki inisial LMM (57), laki-laki inisial NK (44) dan perempuan inisial CVO (29 ).

Selanjutnya laki-laki inisial  PT (65), laki-laki inisial MS (43), pe­rempuan inisial MH (56), laki-laki inisial FSA (27), laki-laki inisial LH (37), laki-laki inisial  AS (32), laki-laki ini­sial YP (56), perempuan inisial EDT (23) dan  laki-laki inisial CTH (26).

Kemudian perempuan inisial FS (33), laki-laki inisial  MH (42), laki-laki inisial FT (52), laki-laki inisial  HS (8), laki-laki inisial HAS (43) laki-laki inisial PJM (41) dan perempuan inisial RTZ (37).

Baca Juga: Hari ini, 38 Pasien Asal Kota Ambon Sembuh

“Dengan penambahan 24 orang yang terpapar, jumlah yang terpapar di Kota Ambon sampai dengan saat ini sebanyak 1.440 kasus, 810 pasien sembuh dan 25 orang meninggal dunia,” beber Kasrul.

Sementara di hari ini juga ada penambahan pasien terkonfirmasi dari Kabupaten Buru 1 orang yakni laki-laki inisial DS (57). “Kalau di Kabupaten Buru ada 40 kasus, 30 pasien dinyatakan sembuh dan 1 orang meninggal dunia,”katanya.

Ditambahkan kemarin juga ada empat orang dari Kota Ambon dinyatakan sembuh masing-masing pasien nomor 603 laki-laki inisial YS, 767 perempuan inisial AH, 1368 perempuan inisial RL dan nomor 1372 laki-laki inisial MH.

Kasrul menambahkan, Kota Ambon juga masih miliki kasus suspek ter­tinggi dibandingkan dengan kabupa­ten lain di Maluku. “Sampai dengan Senin 31 Agustus kasus suspek di Kota Ambon mencapai angka 461 kasus dan Kabupaten Ma­luku Te­ngah 2 kasus,” tandasnya.

7 ASN  Terpapar

Jumlah ASN yang terpapar corona virus disease kembali meningkat, sete­lah sebelumnya berjumlah 81 kini 7 pegawai Pemkot Ambon terinfeksi virus mematikan itu.

Tujuh pegawai yang terinfeksi ter­sebut merupakan pegawai yang ber­tugas di Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon.

Saat ini telah terisolasi secara terpusat disalah satu lokasi isolasi yang telah disiapkan oleh pemerintah Kota Ambon dan pada rumah mereka masing-masing. Juru bicara gustu Covid-19 Kota Ambon Joy Adriaansz dari data 123 orang pegawai DLHP yang melaksankan swab test baru 65 hasil yang diterima.

“Baru ada data yang keluar itu  65 itu ada pada DLHP dari data yang keluar itu tujuh orang terkomfirmasi positif Covid 19,” ungkap Adriaansz  kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Senin (31/8).

Diakuinya, sampai dengan hari ini (kemarin Red) tercatat jumlah ter­konfirmasi terbanyak masih diduduki Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan jumlah terbanyak 55 orang terkonfirmasi dari 191 orang yang melaksankan swab test.

Ditambahnya, untuk sementara ini jumlah ASN yang terpapar apabila di­tambahkan dengan jumlah sebe­lumnya telah mencapai 88 orang yang terkonfirmasi. (S-39/Mg-6)