AMBON, Siwalimanews – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara meminta kepada kontrakror untuk membangun jembatan di Desa Rumadian, Kecamatan Manyeu, Kabupaten Maluku Tenggara yang roboh, Sabtu (30/11) lalu.

Jembatan ini menghubungkan jalur transportasi dari kecamatan Kei Kecil Barat (KKB) dengan kecamatan Manyeu dan robohnya jembatan melumpuhkan akses transportasi dari dan menuju ke kecamatan tersebut.

“Jadi jembatan ini masih dalam pemeliharaan dari oleh CV Keramik Jaya. Jadi kita minta mereka segera menyelesaikanya,” terang Bupati Malra M Thaher Hanubun  kepada wartawan, di Ambon, kemarin.

Dikatakan, pembangunan jembatan ini sendiri dikerjakan dengan mengunakan anggaran APBD Rp 6.285.097.000 namun dalam proses pekerjaan jembatan ini ambruk. “Jadi itu masih tanggung jawab mereka memang sudah dilakukan perbaikan sementara, kita sudah minta mereka selesaikan,” jelas Thaher..

Diberitakan sebelumnya, jembatan di Desa Rumadian, Kecamatan Manyeu, Kabupaten Maluku Tenggara roboh, Sabtu (30/11) lalu.

Baca Juga: Canangkan Poka Sebagai Kampung Tangguh, Ini Harapan Kapolda  

Jembatan kerangka baja ini menghubungkan jalur transportasi dari kecamatan Kei Kecil Barat dengan kecamatan Manyeu. Robohnya jembatan melumpuhkan akses transportasi menuju dua kecamatan tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Belum diketahui penyebab robohnya jembatan Rumadian, namun diduga akibat termakan usia. Robohnya jembatan, pengguna kendaraan bermotor terpaksa harus mencari jalan alternatif lain.

Warga dari Kecamatan Kei Kecil Barat maupun warga di wilayah Kecamatan Manyeu harus melalui jalur laut atau memutar dengan jarak relatif jauh melewati jalan utama menuju Bandara Karel Satsuitubun, Langgur.

Salah satu ujung jembatan yang roboh dan satu sisinya telah menyentuh air laut. Sejumlah pejalan kaki yang nekat harus hati-hati ketika melintasi jembatan tersebut.

Sejumlah warga di lokasi kejadian menduga ambruknya jembatan ini karena  penahan jembatan yang sudah karatan dimakan usia. “Penahan jembatan dari besi sudah karatan termakan usia, sudah tidak kuat menahan beban. Mungkin itu menjadi penyebab robohnya jembatan,” kata Hasan, salah seorang warga. (S-39)