NAMLEA, Siwalimanews –  Untuk meningkatkan kemampuan aparat komando wilayah, maka Kodim Namlea melaksanakan pembinaan kepada aparat satuan kowil yang dipusatkan di Makodim Namlea, Jumat (4/6).

Dandim Namlea Letkol Arh Agus Guwandi, disela-sela kegiatan itu kepada wartawan menjelaskan, sistem pertahanan semesta, merupakan strategi pertahanan negara Indonesia yang didukung oleh komponen utama yang diperankan TNI, khususnya komando kewilayahan  dengan terus menyelenggarakan pemberdayaan wilayah.

“Amanat UU RI Nomor: 34 tahun 2004 pasal 8 menyatakan, bahwa angkatan darat bertugas melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat, yang direalisasikan melalui kegiatan pembinaan teritorial,” ungklap Dandim.

Oleh karena itu kata Dandim, dalam rangka menghadapi era globalisasi yang akan datang semakin kompleks permasalahannya,  maka perlu mendapat perhatian dan upaya untuk mengantisipasi tantangan tersebut.

Untuk itu, Kodim Namlea melaksanakan pembinaan demi meningkatkan kemampuan teritorial aparat kewilayahan.

Baca Juga: Komisi III akan Kaji Usulan Pembangunan Jembatan di Tayando

Sementara itu, Pasiter Kodim Namlea, Kapten Inf Muhamad Haris Tumenggung saat menyampaikan materinya mengatakan, wujud nyata pengamalan dan penghayatan sapta marga dan sumpah prajurit serta 8 wajib TNI dalam bentuk keseluruhan tingkah laku, tindak tanduk dan cara seseorang prajurit dalam berhubungan dengan segenap lapisan masyarakat untuk mewujudkan ruang, alat, kondisi juang yang tangguh dan kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Sifat teritorial antara lain, mengayomi, kebersamaan, musyawarah untuk mufakat dengan rasa kekeluargaan serta gotong royong dan tegur sapa,” ucapnya.

Sikap teritorial tambah Pasiter, berperan sebagai sarana untuk mendukung keberhasilan prajurit TNI-AD, dalam rangka berinteraksi dengan masyarakat, guna tercapainya tujuan dan sasaran pembinaan teritorial. (S-31)