AMBON, Siwalimanews – Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Kepelabu­hanan tengah memprioritaskan pembangunan lima pelabuhan baru di Kabupaten Maluku Barat Daya.

Hal ini diungkapkan langsung anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Anos Yermias kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Sabtu (15/4) usai melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Lalu Lintas dan Tranportasi.

Dikatakan, sebagai daerah kepulauan, Kabupaten Maluku Barat Daya saat ini membutuhkan begitu banyak akses penghubung antar pulau guna memperlancar aktifitas barang dan manusia.

Dalam pertemuan Komisi III dengan Direktur Lalu Lintas dan Transportasi Kementerian Perhubungan tanggal 11 Juli 2022 lalu, pihaknya telah me­-nyam­paikan kebutuhan pela­bu­-han baru di lima wilayah di MBD.

“Dalam rapat itu kita sudah sampaikan dan sesuai hasil koordinasi dengan Kementerian Perhubungan memang disampaikan bahwa saat ini semua keluhan yang disampai­kan menjadi perhatian serius dari Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi,” ungkap Anos.

Baca Juga: Ratusan Pemudik Pulang Lebih Awal

Kelima wilayah di Kabupaten Maluku Barat Daya yang menjadi prioritas Kementerian Perhubu­ngan kata Yermias diantaranya Desa Luang, Desa Dai, Deda Wetang, Desa Bebar dan Desa Wetar. Bahkan, sebagai wujud keseriusan dalam pembangunan pelabuhan baru, Kementerian pun telah memasukan lima calon pelabuhan baru kedalam rencana strategis Kementerian Perhubungan tahun 2023.

Selain itu, Kementerian Perhubungan telah mengirimkan tim survei awal ke lima lokasi tersebut dan telah selesai dilakukan sehingga menunggu hasil survei kelayakan yang dilakukan tim Kementerian.

“Survei sudah dilakukan tinggal dibuat Detail Engineering Desain (DED) tetapi yang pasti lima wilayah ini akan menjadi prioritas untuk dibangun, jadi kita berharap masyarakat tetap tenang sambil menunggu keputusan Menteri Perhubungan,” tegasnya. (S-20)