AMBON, Siwalimanews – Kasus Covid-19 di Maluku terus melejit dan sampai saat ini belum terbendung. Bahkan hari ini, tercatat adanya penambahan 15 kasus positif yang terdiri dari 14 pasien asal Kota Ambon dan 1 pasien asal Kota Tual.

“Hari ini juga ada 12 pasien yang dinyatakan sembuh yang terdiri dari 11 pasien dari Kabupaten Malra dan 1 pasien asal Kabupaten Seram Bagian Barat,” ungkap Ketua Harian Gugus Tugas Maluku Kasrul Selang kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Senin (10/8).

14 pasien baru asal Kota Ambon yang terkonfirmasi hari ini masing-masing, pasien berinisial AR (22) laki-laki, SR (52) perempuan, MWR (30) laki-laki, RF (21) laki-laki, DPS (49) laki-laki, GL (50) perempuan, MP (18) perempuan, HDN (54) laki-laki.

Selanjutnya, pasien berinisial JT (52) laki-laki, OOT (30) perempuan, JW (18) laki-laki, MMT (13) perempuan, YTL (48) perempuan dan KAN (22) perempuan. Sementara 1 pasien asal Kota Tual yakni, pasien berinisial YT (64) laki-laki.

“Bertambahnya 15 pasien baru ini, maka total kasus positif Covid di Maluku meningkat menjadi 1.345 kasus dari sebelumnya 1.330 kasus. Jumlah ini, merupakan akumulasi dari 517 pasien dalam perawatan, 803 pasien sembuh dan 25 pasien meninggal dunia.

Sedangkan 12 pasien sembuh hari ini terdiri dari 11 pasien berasal dari Kabupaten Malra, yakni pasien kasus 798 berinisial JI (40) perempuan,  pasien kasus 877 RCW (41)  perempuan, kasus 878 EDS (43) laki-laki, kasus 880 HJ (32) perempuan, kasus 881 CS (31) perempuan, kasus 883 SN (41) laki-laki, kasus 886 HL (37) laki-laki.

Kemudian pasien kasus 887 EM (44) perempuan, kasus 888 HPS (16) perempuan, kasus 889 JRR (33) perempuan, kasus 935 SR (75) perempuan. Sementara 1 pasien sembuh asal SBB adalah, pasien terkonfirmasi kasus 1001 berinisial AAF (22) berjenis kelamin perempuan.

“Adanya penambahan 12 pasien sembuh ini, maka jumlah pasien sembuh di Maluku juga meningkat menjadi 803 orang meningkat dari sebelumnya 791 orang,” ucap Kasrul.

Kasrul berharap, mereka yang telah sembuh ini, dapat menjadi duta Covid-19, yang akan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan virus ini serta mmanfaat untuk tetap mentaati protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah.

“Kita berahrap setelah mereka ini kembali ke keluarga mereka ini akan menjadi duta Covid-19 bagi masyarakat di daerah mereka masing-masing,” harap Kasrul. (S-39)