AMBON, Siwalimanews – Kapolda Maluku Irjen Baharudin Djafar memastikan mengawal pendistribusian bantuan bahan pokok lauk pauk siap saji 3.747 paket dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Kapolda menjamin bantuan itu akan sampai di tangan para pelaku dan tenaga kerja pariwisata di  Maluku.

“Kami komitmen akan mengawal pendistribusian bantuan Kemenparekraf ini dengan lancar ke seluruh wilayah Maluku,” tandas Kapolda dalam sambutannya pada penyerahan bantuan tersebut di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (25/6).

Kapolda juga mengapresiasi langkah pemerintah pusat melalui Kemenparekraf yang menaruh perhatian terhadap perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif  di Maluku lewat bantuan yang diberikan.

“Bantuan yang didistribusikan akan dijaga dan dikawal dengan baik serta serta menggunakan transportasi darat, laut dan udara agar penyalurannya tidak terhambat,” ujarnya.

Komitmen kapolda ini menjawab harapan Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Hari Santosa Sungkari yang meminta bantuan bagi warga yang terkena dampak pandemi Covid-19 dapat didistribusikan dengan baik.

“Kami tahu dampak pariwisata yang terkena akibat Covid-19, untuk itu harapan kami semoga bantuan ini bisa didistribusikan dengan baik dan bisa berdampak baik bagi masyarakat yang menerima,” harap Sungkari.

Bantuan Kemenparekraf ini diserahkan oleh Hari Santosa Sungkari secara simbolis kepada Gubernur Murad Ismail di  lobi kantor Gubernur Maluku.

Santoso berharap, bantuan yang diserahkan dapat bermanfaat bagi pekerja di sektor pariwisata yang terdampak Covid-19. “Kita berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara Gubernur menjelaskan, bantuan ini merupakan implementasi arahan Presiden Joko Widodo mengenai langkah-langkah mitigasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berdampak pandemi Covid-19.

“Bantuan tersebut akan saya diserahkan kepada Kapolda, guna didistribusikan kepada rakyat sesuai mekanisme yang sudah diatur. Saya berharap semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi Masyarakat dampak Covid-19,” tandasnya singkat. (S-39)