DOBO, Siwalimanews – Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aru Jusuf Apalem mengaku, dirinya ditipu oleh kontraktor dan konsultan yang mengerjakan proyek pembangunan SDN 2 Dobo.

“Saya ditipu mentah-mentah oleh kontraktor Adi bin Hatim dan konsultan pengawasan Jacky Heharew, terkait usulan pencairan yang diusulkan kontraktor dan diverifikasi oleh konsultan pengawasan dengan progres dokumentasi palsu,” ungkap Apalem kepada wartawan, di gedung DPRD Aru usai rapat dengar pendapat dengan Komisi III, Selasa (22/6).

Menurutnya, usulan pencairan yang ditandatangani dirinya itu dikarenakan sudah melalui tahapan dari bawah, sehingga dirinya berpikir semuanya telah sesuai mekanisme yang benar.

Namun, kemudian hari, barulah diketahui jika dokumentasi progres pekerjaan tersebut dipalsukan oleh mereka, sehingga ia benar-benar menyesal karena telah ditipu.

“Ini menjadi pelajaran bagi saya, dan apapun yang sudah terjadi tetap akan diselesaikan proses pembangunan gedung SDN 2 Dobo ini, sehingga anak-anak kita dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga: Wattimury Resah, RUU Kepulauan tak Kunjung Dibahas

Sebagai kadis pendidikan kata Apelem dirinya terpukul melihat kondisi anak-anak yang harus mengikuti proses belajar dari satu gedung ke gedung yang lain, akibat dari pekerjaan pembangunan gedung SDN 2 tidak terselesaikan hingga kini.

Ia berharap, tahun ini dengan sisa anggaran yang disetujui untuk menyelesaikan pekerjaan gedung sekolah tersebut, sehingga anak-anak dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan baik dan aman serta tidak lagi harus pindah dari gedung satu ke gedung lainnya. (S-25)