AMBON, Siwalimanews – Anggota DPRD Provinsi Maluku dapil Kabupaten Seram Bagian Timur Fauzan Husni Alkatiri minta ada perhatian dari pemerintah untuk melihat kondisi jembatan Wai Pulu dan Wai Tunsa, yang butuh penanganan.

Pasalnya, hujan yang mengguyur Maluku belakangan ini mengakibatkan akses jalan di Kabupaten SBT juga cukup terhambat, akibat dari meluapnya sungai Wai Pulu dan Wai Tunsa, sehingga menyebabkan pengerjaan proyek jembatan ini mengalami keterlambatan dari progres yang ditetapkan.

“Melihat kondisi yang ada membuat jembatan darurat maupun pengerjaan proyek yang sudah dikerjakan terkena dampak dari meluapnya Sungai Wai Pulu dan Wai Tunsa,” ujar Alkatiri.

Untuk itu, ia mengharpkan pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional untuk melakukan penanganan terhadap jembatan darurat Wai Pulu dan Wai Tunsa, agar dapat memperlancar aktivitas lalulintas kendaraan menuju ke Kota Bula dan sekitarnya.

Jika jembatan darurat tidak ditangani secara serius, maka perputaran perekonomian masyarakat juga akan mengalami kendala yang cukup besar ditengah upaya pemerintah kembali menggeliatkan ekonomi daerah.

Baca Juga: Besok, Yayasan Kesehatan GPM Tanggapi Gugatan Puluhan Nakes

“Ini harapan kita, bahkan kita sudah sampaikan langsung ke pihak balai dan telah diambil langkah teknis untuk mengatasi banjir belakang ini yang berpotensi menimbulkan dampak yang cukup besar,”  tandasnya. (S-20)