AMBON, Siwalimanews – Menjelang bulan suci Ramadan, Kapolda Maluku Irjen Lotharia Latif mengajak seluruh elemen masyarakat Maluku agar dapat menjaga persauda­raan dan kedamaian di lingkungan masing-masing.

“Mari kita sambut datangnya bulan yang suci ini dengan saling menjaga toleransi antar sesama, menjaga persaudaraan dan persatuan serta menciptakan kedamaian dengan hati yang bersih, agar kita dapat menja­lankan ibadah dengan baik di bulan yang penuh rahmat dan ampunan,” ajak Kapolda kepada wartawan di Ambon, Selasa (5/3).

Kapolda juga mengajak masyarakat Maluku untuk dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, dan saling menghargai antara satu dengan lainnya.

“Perhelatan pemilu sedang ber­proses dan apapun hasilnya agar diterima dengan baik, dan bila ada ketidakpuasan bisa menyalurkan melalui proses hukum yang telah disiapkan,” harapnya.

Kapolda menyampaikan agar semua warga dapat merajut kembali semangat persaudaraan dan mem­bangun daerah masing-masing ke depan lebih maju untuk anak dan cucu generasi mendatang.

Baca Juga: Tasaney: DPRD akan Perjuangkan Tambahan Kuota P3K

Provinsi Maluku ini, lanjut Ka­polda, masih banyak keterbatasan dan ketertinggalan sehingga memerlukan anggaran yang besar untuk membangun kesejahteraan daerahnya. Sehingga anggaran yang dari pusat atau daerah selayaknya untuk membangun dan mening­kat­kan sarana dan prasarana kesejah­teraan ekonomi masyarakat, bukan habis hanya digunakan untuk me­nyelesaiakan konflik dan memba­ngun kerusakan-kerusakan akibat konflik yang terjadi dan terus ber­ulang.

“Kasihan generasi mendatang yang hanya diwarisi semangat pertikaian dan dendam yang sepertinya tak berujung, sementara generasi muda daerah lain sudah semakin pandai, maju dan inovatif dalam membangun daerahnya. Hal ini harus dipahami benar oleh masyarakat di Maluku dan konflik-konflik ini harus segera dihentikan dan ditinggalkan demi ingin Maluku ini maju baik manusianya maupun kesejahteraannya,” harapnya lagi.

Pemda, TNI dan Polri, kata Kapol­da, terus mengajak masyarakat un­tuk bersama-sama menjaga kedamai­an dan persatuan guna membangun Maluku menjadi lebih baik.

“Semoga di tahun 2024 ini pro­vinsi Maluku semakin maju dan dapat melewati semua tantangan yang dihadapi,” harapnya.

Kapolda juga berharap Maluku dapat menjadi contoh sebagai pro­vinsi yang rukun, dan menjunjung tinggi toleransi antar sesama.

“Mari kita bersama-sama menjaga dan mewujudkan kedamaian serta persatuan di tanah Maluku. Jangan lagi ada konflik bahkan sampai rusuh dan bentrok fisik antar sesama yang sampai menimbulkan korban baik materi maupun jiwa yang berkepanjangan dan seperti tidak ada selesainya, meskipun Polri dan aparat penegak hukum sudah melakukan proses hukum kepada pihak-pihak yang bertikai.

“Hentikan pertikaian antar basudara dan selesaikan setiap persoalan dengan penyelesaian pranata adat yang saling mengormati dan menghargai antar sesama, atau dengan jalan penyelesaian melalu jalur hukum. Mari kita wujudkan Maluku yang aman, damai dan sejahtera,” ujarnya. (S-10)