AMBON, Siwalimanews – KONI Kabupaten Kepulauan Tanimbar saat ini telah mempersiapkan para atletnya yang akan turun pada Pekan Olaraga Provinsi Maluku (Popmal) IV di Kota Ambon.

Dari 10 cabang olaraga yang diikuti oleh para atlet dari Bumi Duan Lolat ini sudah menentukan targetnya masing-masing, namun mereka juga mengakui, kalau rival terberat KKT adalah kontingen Kota Ambon, sebab dari aspek anggaran dan sarana prasarana, Kota Ambon sangatlah memadai.

Ketua FORKI KKT Herry Lerebulan mengungkapkan, untuk cabor karate, pihaknya telah mempersiapkan sebanyak 30 atlet yang akan diberangkatkan nanti, dan ini merupakan jumlah atlet terbanyak kedua setelah cabor volly, sehingga karate menargetkan empat medali emas, dismaping perak dan perunggu.

“Kita akan pertahankan medali kita, bahkan bisa lampaui target. Waktu tiga bulan kita sudah jalani TC, baik out door maupun indoor. Jadi kami yakin bisa sumbang emas bagi Tanimbar,” ucap Lerebulan.

Ketua Cabor Wushu Indonesia Netta Batmomolin juga menargetkan dari 10 atlet yang diboyongnya, akan berhasil meraih medali emas di Popmal kali ini.

Baca Juga: Sidak Markas Satlantas, Ini yang Dilakukan Kapolda

“Target ini bukan isapan jempol semata, sebab para atlet yang kita bawa ini, baru saja mengikuti turnamen dan berhasil memperoleh dua medali emas, serta medali perak dan perunggu,” ucap Netta.

Untuik Tinju, (Pertina) KKT akan memboyong 9 atlet yang akan turun pada kelas 71-75 kg, dan taregnya juga semuanya dapat meraih medali emas.

“Kita punya 9 atlet tinju yang dibawa dan target kita juga emas,” ucap Sekretaris Pertina KKT Yossi Fordatkosu.

Sedangkan untuk cabor Silat, Sekretaris IPSI KKT Marsel Romrome mengaku dari 19 atlet yang dibawanya ditargetkan dapat meraih lima medali emas.

“Kita sudah lakukan uji tanding dengan enam perguruan silat di Tanimbar. Rival berat kita selain Kota Ambon, juga Kabupaten Seram Bagian Timur,” tuturnya.

Untuk Cabor Atletik menurut Ketua PASI KKT Joseph Ratuanik, manargetkan 3 medali emas dari 13 atlet yang dibawahnya.

Target kita hanya 3 emas, sebab atlet yang kita bawa ini adalah pemula, selain itu juga karena kita miliki keterbatasan sarana latihan,” tuturnya.

Pembina PBVSI KKT Cornelis Batmomolin mengaku untuk cabor voli, para atletnya akan turun di nomor putra maupun putri untuk Indoor. Sedankan volly pantai terdapat empat regu.

“Seperti POPMAL sebelumnya KKT juga dapat medali emas dan KKT saat itu wakili Maluku di PON, maka kami optimis akan menyumbang emas untuk Bumi Duan Lolat,” tandasnya.

Sekretaris Pengkab TI KKT Asarias Simson Masela mengaku untuk cabor taekwondo menargetkan dua medali emas. Dimana dari 11 atlet yang diturunkan akan mengikuti kategori kyurugi dan poomsae.

Untuk cabor panahan, Ketua Perpani KKT Erwin Laiyan mengaku 10 atlet yang akan diturunkan (5 putra dan 5 putri) ini diharapkan akan menyumbang emas bagi Tanimbar. Sedangkan untuk cabor Renang Ketua Harian PRSI KKT Johanis Batlolona mengaku, dari 10 atlet yang akan turun pada dua nomor yakni nomor kolam dan nomor perairan yakni akan sumbang medali emas .

“Dengan pengalaman meraih medali emas pada POPMAL III, kali ini kita yakin bisa dapat juara lagi,” ujarnya optimis.

Sedankan untuk cabor e-sport, KKT akan ikut dua dari empat mata lomba yakni Mobile Legend dan PUBG. Dimana dari 12 atlet putra dan putri, pihaknya optimis memperoleh medali emas. Mengingat para atlet ini baru selesai mengikuti lomba piala Presiden dan memperoleh juara II, sedangkan untuk Maluku, pihaknya mendapatkan juara I.

Ketua Harian KONI KKT Rano Titirloby mengaku, persiapan kontingen Bumi Duan Lolat ini sudah sangat siap untuk bertanding pada ajang olahraga tingkat provinsi nanti. Datang dengan Motto 3S (sportif, sehat, semangat), kontingen Tanimbar siap membawah pulang kemenangan bagi daerah tercinta.

“Semua Cabor dan pengurus KONI sampaikan terima kasih kepada pak penjabat bupati dan pemkab serta pimpinan dan anggota DPRD atas support baik dari segi anggaran, moral dan semangat bagi kontingen Tanimbar,” ucap Rano.(Mg-1)