AMBON, Siwalimanews – Lantaran tak menerima sikap akademisi Rocky Gerung yang menghina Presiden Joko Widodo, maka puluhan pemuda yang tergabung dalam aliansi bela Jokowi Maluku menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolda Maluku di Jalan Sultan Hasannudin, Kelurahan Pandan Kasturi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin (7/8).

Dalam orasinya, para pemuda Maluku yang dipimpin Aries Matitaputy selaku koordinator lapangan berjanji, akan bersama dengan organsiasi masyarakat maupun masyarakat Maluku lainnya akan melakukan blacklist dan menolak kehadiran Rocky Gerung di Maluku dalam bentuk apapun di masa depan.

Dalam aksi itu puluhan pemuda dan pemudi Maluku membacakan beberapa poin tuntutan mereka yakni, pertama, Kami menolak pengkritik yang tidak menggunakan akal pikiran bebas berkeliaran di Indonesia, apalagi di bumi para raja ini.

Kedua, kami juga meminta dengan tegas kepada Polda Maluku untuk segera membubarkan komunitas pendukung Rocky Gerung di wilayah Maluku. Ketiga, segera bubarkan segala kegiatan yang mengundang Rocky Gerung sebagai pembicara, karna hanya akan merusak moral anak bangsa.

Keempat, Mendesak Polda Maluku segera berkoordinasi dengan Mabes Polri di Jakarta untuk menangkap dan mengadili Rocky Gerung. Pasalnya, pernyataan Rocky Gerung pada acara organisasi Buruh di Islamic Center Kota Bekasi Jawa Barat pada 29 Juli 2023, telah menghina Presiden RI Joko Widodo.

Baca Juga: Walikota Lepas Kontingen Kota Ambon ke Raimuna Nasional

“Siapapun yang menghina Presiden, maka sama dengan melecehkan martabat bangsa. Olehnya itu, pengkritik yang merusak citra Presiden harus segara ditangkap demi keutuhan masyarakat Indonesia,” tegas Matitaputy, saat membacakan pernyataan sikap mereka. (S-26)