AMBON, Siwalimanews – Memasuki H-2 pelaksanaan pemilu, sebagian besar warga Kota Ambon yang masuk dalam daftar pemilih tetap, belum menerima undangan untuk hadir ke TPS memberikan hak suara mereka.

Anggota KPU Kota Ambon Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu Safrudin B Layn yang dikonfirmasi Siwalimanews, melalui telepon selulernya, Senin (12/2) membenarkan hal itu.

Dia menjelaskan, sesuai agenda pendistribusian undangan ke warga sebagai pemilih, dimulai sejak tanggal 11-13 Februari atau H-1 Selasa besok.

“Jadi betul kalau disampaikan masih ada warga yang belum menerima surat undangan pencoblosan 14 Februari nanti,” ujarnya.

Menurutnya, jika nanti pada tanggal 13 besok, masih ada warga yang belum menerima undangan, maka harus segera menginformasikan itu ke PPS.

Baca Juga: Gaspersz Ingatkan ASN di DPRD Kota Netral

Karena bisa jadi, KPPS yang diangkat itu tidak mengetahui alamat-alamat rumah warga pada desa/negeri dan kelurahan yang tersebar di Kota Ambon.

“Karena KPPS itu kan diangkat berdasarkan hasil seleksi, sehingga bisa saja dia baru tinggal disitu kemudian tes dan lulus, sehingga dimungkinkan salah satu alasannya itu,” ujarnya.

Untuk itu kata Safrudin, maka warga harus menginformasikan hal itu ke PPS.

“Sesuai agenda, tanggal 13 malam itu semua sudah harus disebarkan, dan malam itu juga baru akan direkap berapa yang tersebar dan berapa yang tidak. Dan sisanya, oleh KPPS akan disampaikan ke PPS  dan jika masyarakat merasa belum terima undangan, maka silahkan hubungi PPS,” jelasnya.

Ditanya dari hasil laporan PPS, apakah bisa diketahui berapa persen surat undangan yang telah disebarkan, dia mengaku belum bisa mengetahui itu.

“Belum bisa diketahui, mungkin nanti selesai pungut hitung baru bisa diketahui dari hasil rekapan,”ujarnya.

Dia menambahkan, bagi warga yang hingga hari H tidak menerima surat undangan, bisa menggunakan KTP, dengan memastikan, bahwa namanya terdaftar pada DPT.

“Jadi pastikan nama ada di DPT, datang dengan KTP,  dan sekalian minta undangan di petugas PPS dan KPPS yang ada di TPS. Karena pasti undangannya masih ada,” himbaunya.(S-25)