MASOHI, Siwalimanews – Partai Gerindra menantang kadernya Ibrahim Ruhunussa yang telah menyatakan sikap resmi dan terbuka di hadapan persidangan DPRD Kabupaten tertua di Maluku itu, Rabu (30/6) kemarin.

“Kami welcome dan mengapresiasi sikap gentle dari Ibrahim Ruhunussa yang telah secara resmi menyatakan sikap untuk mendur dari Anggota DPRD Malteng. Namun kami pun berharap yang bersangkutan konsisten, jangan hanya lip service, karena partai ini bukan kontrakan lantas seenaknya masuk keluar begitu saja,” tegas Sekertaris DPC Gerindra Malteng Burhanuddin Karepesina kepada Siwalimanews melalui telpon selulernya, Jumat (2/7).

Karepesina menegaskan, Ruhunussa tidak konsisten dengan pernyataan mundur dari anggota DPRD. Pasalnya pernyataan ini bukan baru sekali ditegaskan yang bersangkutan.

“Ini kan yang kedua kalinya yang bersangkutan menyampaikan sikap ini. Yang  bersangkutan pun telah menyampaikannya dihadapan rapat paripurna beberapa waktu lalu. Kini dia kembali sampaikan pernyataan yang sama, padahal selisih waktunya sudah beberapa bulan lalu. Kami menilai ini sikap yang tidak etis dan inkonsistensi. Jadi kalau mau bersikap gentleman, usulkan penguduran diri itu sekarang,” ujarnya.

Karepesina menegaskan, Partai Gerindra adalah partai bertuan dan memiliki etika politik yang jelas. Oleh karena itu, semua kader mencintai partai ini. Dengan demikian seluruh kader Gerindra tidak akan membiarkan partainya di obok obok.

Baca Juga: Mahasiswa Buru Tuntut Gubernur Hapus Rapid Antigen

“Saya tegaskan, Gerindra ini Partai bertuan. Bukan rumah kontrakan yang seenak orang ingin masuk dan keluar sesuka hati. Jadi jangan ada upaya untuk mengobol-obok Gerindra. Kami Pastikan sikap tegas partai akan tetap diambil,” tegasnya.

Menurutnya, Partai Gerindra menghormati sikap kadernya yang pernah memimpin DPRD di bumi Pamahanu-Nusa, namun partai pun tidak akan berdiam diri, jika ada pihak yang sengaja berniat menghancurkan partai.

“Ya kita hargai sikap itu. Tetapi partai pun tidak akan berdiam saja jika ada orang yang sengaja mengobok-obok partai ini. Jadi konsistenlah dengan pernyataan itu, jika memang sudah tidak nyaman ya keluar saja. Jangan hanya membangun opini sesat dan berniat mengobok citra Partai Gerindra,” cetusnya.

Ditempat terpisah, tokoh masyarakat Malteng Umar Tuatoy memberikan apresiasi atas sikap gentle Mantan Ketua DPRD Malteng Ibrahim Ruhunussa, sebab sejak bergelut di dunia politik Malteng, baru kali ini ditemukan adanya anggota DPRD yang secara tegas dan terbuka menyampaikan sikap untuk mundur dari jabatannya.

“ini baru sikap gentle seorang anggota DPRD. Selama kami bergelut dengan dunia politik baru sekarang kami temukan seorang anggota DPRD yang berani nyatakan sikap seperti ini dengan alasan tidak lagi nyaman di lingkungan partai yang membesarkan namanya sendiri. Bagi kami ini kasuistik yang baru pernah terjadi,” ucapnya.

Sepanjang sepengetahuannya kata Tuatoy, lebih banyak anggota DPRD mempertahankan jabatannya dengan segala cara dan ini berbeda terbalik dengan sikap Ruhunussa hari ini.

Jika kemudian sikap tegas Ruhunussa hanya bertujuan untuk mempolitisasi situasi politik dengan target mencari popularitas, maka langkah Ruhunussa adalah cara kerdil dan pasti akan membunuh karir politiknya sendiri.

“Kami kira ini sikap seorang yang berjiwa besar, dampaknya tentu akan terbalik jika kemudian langkah ini hanya bagian dari intrik untuk mempolitisasi keadaan sebagai bagian dari upaya mencari popularitas. Terlepas dari itu, bagi kami Ruhunussa adalah politisi berkarater, sehingga akan konsisten dengan setiap perkataannya. Selanjutnya tinggal partai bersikap,” tutupnya. (S-36)