AMBON, Siwalimanews –  Sekretaris Fraksi Partai Demokrat di DPRD Kota Ambon Julius Toisutta menyetujui untuk dilakukanya swab dilingkungan DPRD Kota Ambon.

Kepada Siwalimanews di Baileo Rakyat Belakang Soya, Selasa (25/8) Toisutta mengatakan, swab di lingkungan DPRD perlu dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya klaster baru pada wilayah perkantoran, sehingga harus secepatnya dilakukan swab bagi setiap anggota dewan beserta seluruh ASN.

“Ini perlu dilakukan, jangan sampai ada anggota dewan yang terinfeksi atau tertular, oleh sebab itu secepatnya harus dilakukan swab,” ujarnya.

Menurutnya, jika dilakukan rapit test masih tetap ada keraguan, sehingga lebih baik memprioritaskan untuk melakukan swab.

“Jika ada keberatan dari anggota dewan lain untuk lakukan swab itu hak pribadi mereka, sementara kita yang setujui tetap akan jalani swab,” ujarnya.

Baca Juga: Angka Pengangguran dan Kemiskinan di Maluku Turun

Ia mengusulkan, ada baiknya semua anggota dewan melakukan swab, karena ini merupakan kepentingan bersama, apalagi setiap hari setiap anggota dewan menerima pengaduan secara langsung dari masyarakat bahkan juga melakukan perjalanan kunjungan kerja, sehingga harus secepatnya dilakukan swab test.

Sebelumnya juga Wakil Ketua Komisi I Mourits Tamaela menantang rekan-rekannya di DPRD untuk menjalani swab test, setelah kembali dari studi banding di Bogor dan Bekasi.

Menurutnya, untuk menghindari adanya klaster baru, maka setiap pelaku perjalanan keluar daerah terutama pada daerah yang endemik, setelah kembali wajib menjalani rapid test maupun swab.

“Aktivitas di Jakarta saat ini dalam masa transsisi empat, namun aktivitas disana sangat longgar, sehingga hal itu sangat rawan. Apalagi disana klaster baru banyak dari perkantoran. Nah ketika kita kembali dari sana kita tidak memproteksi diri anggap saja secara tidak langsung kita sudah bawa bibit virus ini ke Ambon, untuk itu kita wajib jalani rapid ulang ataupun swab,” tandas Tamaela kepada wartawan di baileo Rakyat DPRD Kota Ambon.(Mg-5)