NAMLEA, Siwalimanews – Fraksi Bupolo di DPRD Buru tidak menghadiri paripurna Pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) 2020 yang digelar, Rabu  (30/9) malam.

Ketidak hadiran fraksi ini, dikarenakan mereka menolak pengesahan RAPBD-P tersebut. Kendati mayoritas anggota fraksi ini tak menghadiri paripurna itu, namun RAPBD-P tetap disahkan, setelah empat fraksi yang tampil menyampaikan pendapatnya di dalam persidangan menyatakan menerimanya.

Ketua DPRD Buru, Muh Rum Soplestuny yang memimpin jalannya paripurna, sampai tiga kali memanggil juru bicara Fraksi Bupolo untuk menyampaikan pendapat akhir fraksi mereka.

John Lehalima, dari Partai Nasdem dan satu-satunya anggota Fraksi Bupolo yang hadiri sidang tersebut, terlihat tetap duduk dan tidak beranjak dari kursinya, sehingga pimpinan sidang lanjut dengan bertanya kepada para wakil rakyat yang hadir apakah mereka dapat menerima RAPBD-P.

Sudah ada banyak wakil rakyat yang menyeruhkan kata setuju. Namun tiba-tiba terdengar suara John Lehalima yang menyatakan interupsi dalam rangka menyampaikan klarifikasi.

Baca Juga: Tiga Negeri di Nusaniwe Dicanangkan Sebagai Kampung Tangguh

John berdalih, apa yang terjadi dengan rekan-rekannya di tubuh Fraksi Bupolo adalah sikap pribadi masing-masing.

“Saya mengatakan itu bukan sikap fraksi. Kenapa? karena hari ini saya sebagai anggota DPRD secara pribadi tentunya menerima RAPBD 2020,” ujarnya.

John mengaku kalau tidak ada rapat di fraksinya yang kemudian menyatakan menerima atau menolak RAPBD-P.

Menanggapi klarifikasi tersebut, pimpinan sidang menyatakan menghargai itu dan memberikan apresiasi terhadap atensi politiknya.

Rapat paripurna yang berlangsung pada Rabu malam (30/9), sempat molor satu jam lebih dari jadwal yang telah ditetapkan pada pukul 21.00 WIT. Akhirnya rapat yang dihadiri dua wakil Ketua DPRD, Dali Fahrul Syarifudin dan Djalil Mukaddar beserta Asisten I, Masri Bugis, forkopimda dan sejumlah pimpinan OPD itu baru berakhir jelang tengah malam.

Hanya saja paripurna yang berlangsung bertepatan dengan setahun perjalanan DPRD Buru itu, diwarnai aksi yang kurang santun dari beberapa oknum anggota DPRD yang memilih tinggalkan tempat duduk mereka dan nongkrong di ruang tunggu muspida.

Saat Asisten I membacakan sambutan bupati, oknum anggota dari PPP, Masri Salasiwa dan beberapa rekannya terlihat ngobrol di ruang tunggu muspida. Mereka acuh tahu dengan jalannya rapat paripurna yang belum selesai.

Saat menyadari gerak-gerik mereka ada yang perhatikan, kemudian Salasiwa dan beberapa rekannya buru-buru kembali ke ruang paripurna.

Usai sidang paripurna, dilanjutkan doa syukuran setahun perjalanan para wakil rakyat ini.Kemudian dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPRD dan diberikan kepada Muhammad Warkabu selaku anggota DPRD empat periode di Buru. (S-31)