AMBON, Siwalimanews – Dua warga SBB Firmansya To­mia (19) dan Wahid Tomia (18) yang tenggelam menggunakan pe­rahu ketinting di perairan Pulau Kelang, Minggu (8/11) sejak pukul 22.00 WIT hingga saat ini belum ditemukan tim SAR gabungan.

“Jadi kita menerima informasi dari keluarga korban, ibu Satria Tomia bahwa perahu katinting Pulau Mani­pa, Dusun Pilar Luhutubang menuju ke Pulau Kelang tenggelam di Perairan Pulau Kelang. Satu warga bernama Rizal berhasil selamat,” jelas Kepala Basarnas Ambon, Djunaidi dalam rilis yang diterima Siwalima, Senin (9/11).

Kata Djunaidi, setelah mendapat­kan laporan dari keluarga korban, tim SAR kemudian melakukan pen­carian.

Pencairan juga dibantu oleh perso­nil Pos SAR Namlea menuju perairan Pulau Kelang Kabupaten SBB. “Kita sudah terjunkan tim SAR Pos Namlea menggunakan RIB 03 menuju lokasi pencarian pada koor­dinat: 3°16’36.583 S – 127°41’13.413 E,” kata Djunaidi.

Djunaidi mengakui, proses penca­rian hari pertama membuahkan hasil. Salah satu korban atas nama Rizal berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, Sementara dua korban lain dalam proses pencarian. “Dalam pen­carian salah satu korban berhasil di­te­mukan selamat, namun dua kor­ban lainnya belum ditemukan dan ma­sih dalam pencarian,” ujarnya. (S-39)

Baca Juga: Far Far Ingatkan Pemkot Soal Lahan IPST