AMBON, Siwalimanews – Musibah kebakaran kembali melanda wilayah Kota Ambon, setelah sebelumnya api berhasil menghanguskan rumah warga di kawasan Talake, kini kobaran api kembali mengamuk di Desa Batu Merah, tepatnya di RT 04/017, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon Rabu (2/9).

Akibat dari peristiwa tersebut, dua unit rumah masing masing milik Ruslan Kaimudin (38) dan La Djuma (59) ludes terbakar.

Informasi yang dihimpun Siwalimanews, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 11.15 WIT yang diduga berasal dari salah satu ruangan di rumah milik Ruslan Kaimudin.

Hal tersebut diketahui saat penghuni rumah yakni Raiman Kaimudin (19) saat kejadian berada di kamar tidurnya mencium bau terbakar dari kamar milik saudarinya Alia Kaimudin (22).

“Berdasarkan  keterangan saksi Raiman dirinya menyadari ada yang terbakar setelah mencium bau asap, setelah dicek saksi melihat api sudah membesar dari kamar saudarinya,” jelas sumber Siwalimanews di kepolisian yang enggan namanya dipublikasikan.

Baca Juga: Check Point Kembali Diberlakukan Secara Mobile

Melihat api yang mulai membesar Raiman berupaya untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun kondisi ruangan yang terbuat dari bahan kayu membuat api menjalar dengan cepat sehingga saksi menyelamatkan diri dengan keluar dari bangunan.

Sementara menurut keterangan Alia Kaimudin, sebelum terbakar dirinya  sempat melakukan aktivitas menanak nasi dengan menggunakan rice cooker.

“Usai menanak nasi saksi meninggalkan kamarnya dan menuju ke bak penampungan yang berada di lantai bawah berselang itu saksi dikagetkan dengan teriakan saksi I, bahwa telah terjadi kebakaran,” ujarnya.

Lantaran kondisi angin yang kencang dan konstruksi bangunan yang terbuat dari kayu membuat warga sekitar kewalahan memadamkan api. Akibatnya api dengan cepat menjalar dan membakar rumah milik La Djuma yang terletak tepat disamping rumah miliki Ruslan kaimudin.

Sekitar pukul 11.50 WIT, 4 Unit mobil damkar milik Pemkot Ambon bersama Personil SPKT Polsek Sirimau tiba di TKP dan langsung melakukan upaya pemadaman dan mengamankan TKP. Kurang lebih 1 jam berjibaku dengan api. Api baru berhasil dipadamkan pada pukul 13.00 WIT.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran, namun jebakan diduga kuat akibat korsleting  listrik pada kamar milik Alia Kaimudin dari kegiatan memasak nasi menggunakan rice cooker.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerugian akibat kejadian ini hanya kerugian materil berupa dua unit rumah yang ludes terbakar.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian pasalnya, Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon AKP Mido J Manik yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya belum merespon panggilan tersebut. (S-45)