AMBON, Siwalimanews – Dua orang lagi dinyatakan positif corona berdasarkan hasil uji spe­-simen dengan metode Poly­merase Chain Reaction (PCR) di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Ambon.

Dua  kasus baru ini merupakan hasil tracking yang dilakukan oleh Gugus Tugas Per­cepatan Penanganan Covid-19 Maluku dan Kota Ambon terhadap pasien kasus 02 yang berusia 74 tahun.

Dengan begitu, jum­lah kasus ter­kon­fir­masi positif corona hi­ngga Senin, 13 April pu­kul 12.00 WIT seba­nyak 14 kasus. Satu di­antaranya sem­buh. Dia adalah warga Bekasi, Jawa Barat.

“Jadi ada dua kasus baru positif terpapar virus corona hasil trac­king dari pasien 02,” terang Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanga­nan Covid-19 Maluku, Kasrul Se­lang kepada wartawan di lantai VI Kantor Gubernur Maluku, Senin (13/4).

Ia menjelaskan, kedua orang itu adalah cucu dari pasien kasus 02. Keduanya dikarantina di Balai Dik­lat BPSDM Maluku, karena kondisi mereka baik, dan disebut pasien kasus 13 dan 14.

Baca Juga: Polres SBB Mulai Berlakukan Sispamkota

“Keduanya dalam kondisi baik, atau orang tanpa gejala (OTG). Suhu tubuh, tekanan darah, denyut nadi normal,” kata Kasrul.

Namun begitu, penanganan keduanya dilakukan sesuai protokol kesehatan.

Kasrul mengatakan, tracking atau penelusuran jejak pasien kasus 02 belum selesai, sehingga kemungki­nan jumlah kasus positif bisa ber­tambah. “Jumlah bisa saja bertam­bah bisa tidak, tergantung hasil tracking yang dilakukan,” ujarnya.

Kasrul menjelaskan, pasien lain yang terpapar masih menjalani isolasi di sejumlah balai diklat dan rumah sakit yakni di  RSUD M. Haulussy, Rumah Sakit Tentara Tingkat II J.A. Latumeten Ambon, Rumah Sakit TNI Angkatan Laut  dr. F.X. Suhardjo Lantamal Ambon dan Rumah Sakit Bhayangkara Ambon.

Pasien kasus 02 dan 03 dirawat di RSUD M. Haulussy, pasien kasus 04,05, 06, 13 dan 14 yang terapar dari 02 dirawat di Balai Diklat BPSDM Maluku.

Sedangkan pasien kasus 07 dari Manado, pasien 08, 09 asal Saparua dan pasien kasus 10 dari Kabupaten SBB dirawat di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut dr. F.X. Suhardjo Lantamal Ambon, serta pasien kasus 11 dan 12 yang merupakan anggota polri  dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Ambon.

“Secara keseluruhan 13 pasien di luar dari pasien Bekasi yang telah sembuh, semua dalam kondisi yang baik, tidak sakit. Semoga semuanya sembuh,” tandas Kasrul.

PDP bertambah

Jumlah Orang Dalam Peman­tau­an (ODP) tidak mengalami kenai­kan. Namun Pasien Dalam Penga­wasan (PDP) di Maluku ber­tambah.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku, Meykal Pontoh mengungkapkan, sampai dengan Senin 12 April pukul 12.00 WIT, jumlah ODP sebanyak 131 orang.

Pontoh merincikan untuk Kota Ambon, jumlah ODP sebanyak 43 orang, Kabupaten Maluku Tengah 3 orang, Kabupaten SBB  6 orang, Kabupaten SBT 5 orang, Kabupaten Buru 54 orang, Kabupaten Bursel 2 orang, Kota Tual 3 orang, Kabupaten Malra 2 orang, Kabupaten Kepulauan Aru 7 orang dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar 6 orang.

Sebelumnya pada Minggu, 11 April hingga pukul 12.00 WIT jumlah ODP di Maluku juga 131 orang.

Sedangkan PDP di Maluku naik menjadi 9 orang. Masing-masing empat  orang di Kota Ambon, dua orang di Kabupaten Buru, satu orang di Buru Selatan dan dua orang di Kota Tual serta satu orang di Kabupaten Malra.

“Sebelumnya PDP berjumlah 7 orang. Penambahan dari Kota Ambon empat orang,  dua orang Kota Tual, dua dari Kabupaten Buru dan satu orang di Kabupaten Buru Selatan dan satu dari Kabu­-paten Malra,” tandasnya. (S-39)