DOBO, Siwalimanews – Wakil Ketua DPRD Aru, Lanurdin Senen menilai Tim Gugus di daerah ini tidak serius bahkan lemah dalam penanganan pencegahan Covid-19 di Bumi Jargaria ini.

“Gagal Karantina. Langkah pasrah mari kita berdoa bersama untuk Covid-19 tidak dapat masuk lewat 226 penumpang yang baru datang dari daerah zona merah,” tulis Senen dalam laman facebooknya.

Bahkan ia menganggap Pemda Aru gagal total dalam penganggaran (realisasi anggaran-red) untuk penanganan Covid-19 di Aru.

Hal ini terlihat, dimana TNI dan Polri serta DPRD Mobile di lapangan, sementara terkesan masih ada sikap masa bodoh dan super cuek dari oknum-oknum tertentu di daerah ini.

“Saya minta maaf sebesar-besarnya buat rakyatku yang sangat saya sayangi, kami DPRD secara lembaga sudah mendukung dan mendorong dengan anggaran dan langkah pencegahan penyebaran Covid-19 di Aru secara pengawasan lapangan, namun yang terjadi tim gugus lewat sekretarisnya yang sempat di lapangan terkesan tidak siap dalam menfasilitasi tempat karantina dan tidak mampu, bahkan kaku dalam membijaki lokasi karantina di wilayah Kota Dobo,” tulisnya lagi.

Baca Juga: Aru Jadi Tempat Penampungan Penumpang Pelni

Padahal kata dia, seharusnya dalam kondisi yang urgen seperti ini 226 penumpang yang baru tiba dari beberpa daerah yang merupakan zona merah penularan Covid-19, wajib ada kebijakan karantina sebagai langkah pencegahan penularan virus ini demi kepentingan dan keamanan masyarakat Aru pada umumnya.

“Untuk itu kami minta maaf dengan kegagalan karantina terhadap penumpang KM Ngapulu di Aru yang tidak berjalan,” tandasnya.

Oleh sebab itu ia mengharapakan agar masyarakat Aru dapat mengikuti aturan dari pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 yakni, dengan jaga jarak, jaga kebersihan, mengunakan masker, jika tidak ada urusan pennting sebaiknya di rumah saja.

“Saya minta agar masyarakat semua tolong berdoa sesuai dengan keyakinan masing-masing agar kiranya Covid-19 tidak dapat menumpangi KM. Ngapulu masuk ke Aru,” pintanya.

Pada kesmepatan itu ia juga menghimbau kepada para penumpang KM Ngapulu yang baru tiba di Dobo untuk berpartisipasi dan penuh kesadaran diri melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing serta menghentikan interaksi sosial dengan lingkungan dan orang lain.

“Apabila kalian semua dapat melakukan langkah dan cara ini dengan baik dan disiplin, maka kalian adalah pahlawan pencegahan penyebaran Covid-19 di Aru,” ucapnya. (S-25)