AMBON, Siwalimanews – Pemerintah derah bertanggungjawab dalam menciptakan dan mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif, guna  memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional dan meningkatkan daya saing global.

“Sejalan dengan itu, potensi lokal masing-masing daerah menjadi faktor penting siap digerakan sesuai dengan kebutuhan daerah,” tegas Sekot  Agus Ririmasse saat rakor pengembangan ekonomi kreatif di salah satu hotel di Ambon, Jumat (31/3).

Dihadapan pimpinan OPD, camat, kades, raja dan lurah, serta pelaku usaha, ia menyatakan pengembangan ekonomi kreatif, mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional.

Ekonomi kreatif jelasnya memiliki arti penting dan kedudukan yang strategis dalam menopang ketahanan ekonomi masyarakat.

“Jadi bagaimana kita mewujudkan pertumbuhan ekonomi, mengembangkan inovasi, kreatifitas, dan daya saing, maka perlu penciptaan lapangan pekerjaan guna memajukan pembangunan perekonomian,” jelasnya.

Baca Juga: Tak Bayar Hak Nakes, Dewan Deadline Nazaruddin

Pemkot sendiri, kata dia, telah menetapkan arah kebijakan tahun 2024 yaitu penguatan perekonomian daerah melalui infrastruktur untuk mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif.

Selain itu juga perlu didukung stabilitas politik dan keamanan pasca pemilu serta penguatan inovasi pemerintahan menuju Ambon yang manis, demokratis, dan mandiri.

“Diperlukan adanya sinergitas dan harmonisasi dalam program kegiatan masing-masing perangkat daerah agar dapat mendorong ekonomi kreatif,” tandasnya.

Dalam rakor ini, ia berharap kepada OPD terkait agar dalam menyusun program harus memperhatikan indikator dan target capaian kinerjanya.

“Program yang disusun harus dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” ingatnya.

Olehnya para lurah, raja dan kades, yang merupakan ujung tombak pemerintah di masyara­kat dapat juga menetapkan program yang selaras dan bersinergi dengan arah kebijakan pemkot saat ini. (S-25)