AMBON, Siwalimanews – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon akan mengerahkan seluruh kekuatan gabungan untuk memaksimalkan pembongkaran pasar apung di kawasan Mardika.

Pembongkaran itu dalam rangka revitalisasi pasar kebanggaan Kota Ambon tersebut menjadi pasar yang modern. Sekretaris Disperindag Kota Ambon, Janes Apono mengungkapkan, bahwa pembongkaran pasar akan dilaksanakan selama lima hari kedepannya.

“Kemungkinan bisa jadi saja empat hari atau bisa juga lima hari,” kata Aponno kepada Siwalima melalui  telepon seluler Minggu (25/10). Ia mengakui, meski sebelumnya instruksi Walikota Ambon, Richard Louhenapessy pembongkaran tiga hari, namun mengingat kondisi lokasi maka akan dimaksimalkan selama lima hari.

“Kalau kita lihat volume kerja ini tiga hari tidak cukup soalnya lokasi pasar diatas jembatan kayu pohon kelapa jadi kan harus sistem tarik. Jadi lama ini kemudian sekaligus kan lokasinya itu dibersihkan jadi agak lama,” jelasnya.

Disinggung, terkait dengan langkah pembongkaran yang diperpanjang selama lima hari, apakah akan bertabrakan dengan kedatangan wakil menteri perdagangan, Apono mengungkapkan pihaknya dalam hal ini Disperindag, Dinas Lingkungan Hidup (DLHP), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI/Polri akan menyelesaikan tepat waktu.

Baca Juga: Wamendag akan Pantau Progres Revitalisasi Pasar Mardika

“Kita akan maksimalkan sampai hari Senin, kalau tidak hari Selasa sudah selesai,” pungkasnya.

Bongkar 554 Kios

Untuk membersihkan kawasan Pasar Mardika pada Sabtu (24/10), Disperindag kembali melaksanakan pembongkaran terhadap 554 kios dan lapak. Lapak-lapak itu yang selama ini berada di atas Pasar Apung 1, 2 dan 3.

Apono kepada wartawan di Ambon disela-sela pembongkaran itu mengatakan,  langkah ini merupakan lanjutan dari rangkaian pembongkaran pasar untuk revitalisasi pasar yang rencananya mulai dilaksanakan dalam tahun ini.

Kegiatan pembongkaran dimulai pukul 10.00 WIT dan berjalan lancar meski ada penolakan dari para pedagang.

“Kita kan sudah kasih surat pemberitahuan, sehingga pembongkaran ini tidak memakan waktu, dan pembongkaran bisa berjalan cepat jika ada dukungan dari pedagang,” tandas  Apono. (Mg-6)